SuaraBali.id - Desakan dari beberapa elemen masyarakat untuk membatalkan perubahan status SMAN Bali Mandara dari sekolah asrama ke sekolah reguler tidak membuat Pemprov Bali bergeming.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Kadisdikpora) Provinsi Bali, Ketut Ngurah Boy Jayawibawa menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengubah kebijakan tersebut.
Seperti diketahui, apabila SMAN Bali Mandara diubah statusnya maka, sekolah tersebut menghapus jalur siswa miskin. Dan sistemnya akan sama seperti sekolah negeri lainnya dan tidak lagi berasrama.
Kabar ini pun mengecewakan banyak masyarakat kurang mampu, khususnya para orangtua murid yang ingin menyekolahkan anaknya di sana.
“Kalau dari perspektif lain saya kira di luar ranah kami. Kami melakukan evaluasi, masih banyak terdapat siswa miskin dan itu wajib pemerintah harus hadir,” jelasnya saat ditanya awak media di konferensi pers di kantor Disdikpora Bali, Senin 6 Juni 2022.
Bahkan, pihaknya juga membantah adanya tudingan bahwa perubahan status SMAN Bali Mandara ke sekolah umum itu lantaran kekurangan anggaran.
Ia menyebutkan bahwa pihaknya harus menutup sistem asrama di sekolah tersebut lantaran ingin memberikan fasilitas yang sama bagi siswa miskin di Bali secara merata dengan jumlah 18 ribuan siswa.
"Kalau berbicara anggaran, kalau anggaran hanya untuk di sekolah tersebut tentu masih sangat mencukupi," ucapnya.
Apalagi, menurutnya sejumlah 18 ribu siswa miskin di Bali yang harus mendapat perhatian yang sama dari pemerintah.
Baca Juga: Berkumis Dan Jenggot, Penampilan Arya Saloka Tak Lagi Ala Ikatan Cinta, Warganet Protes
"Karena ini kan masih banyak yang harus dientaskan, masih banyak yang harus ditangani, bukan hanya yang tadi, katakan 800 atau 900 (orang) di sekolah tertentu, ini sudah mencakup seluruh Bali. Jadi oleh Bapak Gubernur, pemerintah harus hadir harus merata sampai ke kecamatan sampai ke desa-desa," terang Boy.
Kebijakan perubahan itu sendiri, menurutnya juga sudah melalui hasil evaluasi yang dilakukan oleh pihaknya di Disdikpora Bali.
Sebab masih banyak siswa miskin yang tidak tertampung dalam SMAN Bali Mandara saat ini, dikarenakan hanya yang berkesempatan dan lolos seleksi di sana yang dapat mengenyam pendidikan.
"Syukur-syukur yang pertama mereka bisa diterima, atau kalau diterima tentu dengan kondisi kekurangmampuan itu akhirnya tidak terpantau oleh pemerintah. Sekarang semuanya telah tersebar di sembilan kabupaten/kota, di sekolah-sekolah SMA dan SMK, ini akan lebih memudahkan untuk pengentasannya, mengantarkan mereka sampai tamat dari sekolah menengah," terangnya.
Menurut Boy, di Bali ada sekitar 18 ribu siswa miskin, namun hanya sedikit yang diterima di SMA Bali Mandara.
Karena itu, masih ada sekitar 17 ribu sekian siswa yang belum terakomodir di SMA Bali Mandara
Berita Terkait
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
4 Parfum Lokal dari Bali yang Wanginya Premium dan Banyak Dicari di Shopee
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Lari, Ini Cara Unik Bali Promosikan Destinasi Wisata yang Belum Banyak Diketahui
-
Siswi SMP Dipaksa Nikah Siri Karena Pulang Malam, Ijazah Dibakar Ayah
-
Stop Dirikan Pondok Pesantren! Ini Alasan Kemenag NTB
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta