Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Sabtu, 30 April 2022 | 17:09 WIB
Kondisi penumpang pemudik memadati pool bus PO. Gunung Harta di Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, pada Sabtu (30/4/2022). [SuaraBali.id/Yosef Rian]

"Untuk tujuan Jateng ada sekitar 15 bus setiap hari, tujuan Jatim 8 bus, mulai ramai tanggal 27 April, ramainya dari tanggal 27 April, kalau puncaknya 28 dan 29 April, tapi hari ini dan besok diprediksi juga masih ramai," ungkapnya.

Naiknya harga tiket bus tujuan Jateng dari harga Rp 330 ribu menjadi Rp 520 ribu tak menghalangi niat para pemudik untuk bersilaturahmi di kampung halaman mereka. Harga tersebut berlaku saat arus mudik tanggal 26 April hingga 1 Mei 2022.

Sementara untuk tujuan Jawa Timur peningkatan harga tak begitu signifikan, hanya di harga Rp 380 ribu karena memang trayek yang lebih dekat dengan Bali. Setiap bus terdapat, sopir, sopir cadangan dan seorang kondektur.

Salah seorang pemudik asal Surabaya, Hari (52) mengatakan, karena saking penuhnya penumpang bus, dirinya yang sedianya ingin pulang Jumat (29/4/2022) kemarin terpaksa harus pulang pada Sabtu (30/4/2022) ini.

"Saya tujuan Surabaya, sebenarnya maunya pulang kemarin, tapi sudah tidak dapat tempat, jadinya hari ini baru ada kesempatan pulang," ucapnya.

Kontributor Bali : Yosef Rian

Load More