Ia pun memberanikan diri untuk izin tidak ikut kegiatan tersebut.
"Maaf, pak. Saya mohon izin tidak bisa ikut, karena pukul 18.50, saya punya kewajiban shalat, sedang rencana berangkat ke lokasi penyucian pukul 18.30. Agar tidak mengubah jadwal yang terencana, saya izin," katanya, memohon izin.
Tak lama, pimpinan "melukat" itu justru menjawab singkat, "Ya, kami berangkat setelah kamu selesai shalat," katanya. Jawaban singkat yang merupakan penghargaan dan penghormatan, bukan kepada dirinya, tapi pada keyakinannya.
Bukan hanya cerita
Kisah selanjutnya, Wandy bersama rekan kerja mendapat tugas menjemput salah satu pengurus pusat ke bandara sekaligus mendampingi pimpinan pusat saat di Bali. Tapi sebelumnya, H-1 belum ada kepastian jam penjemputan.
Keesokan harinya, ketika sampai kantor, Wandy bertanya kepadanya kawannya. "Jadi jam berapa?. Sekarang, pukul 12.00".
Kebetulan, hari itu adalah hari Jumat, sehingga Wandy memutuskan untuk tidak ikut karena harus Shalat Jumat.
"Gimana kalau begini, kamu ikut ke Bandara, tapi langsung ke Masjid. Biar saya yang menemui/menjemput ke dalam bandara. Kalau kamu sudah selesai, kabari saya untuk dijemput", ujar rekan kerja Wandy itu.
Sikap yang demikian memang sederhana, tapi baginya itu lebih dari sekadar menghormati, tapi saling membantu/memudahkan orang lain yang berbeda keyakinan.
Baca Juga: Megaproyek Senilai Rp 34 Triliun Akan Dibangun di Gianyar, Masyarakat Diminta Bersiap
Bagaimana dengan Ngaji Qur'an (Tadarrus) dengan memakai pengeras suara saat malam hari? Ternyata, ada jawaban dari tokoh masyarakat (Hindu) di Kuta Selatan, Badung, yang diluar dugaan.
"Kami sudah terbiasa dengan suara di masjid ini, dan sama sekali tidak mengganggu," kata teman non-Muslim yang kebetulan rumahnya bersebelahan dengan Masjid Al Fatah.
Hal itu pun dibenarkan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar I Ketut Suteja Kumara (Hindu) saat mengikuti Buka Puasa Bersama (Bukber) di Musholla "Al-Hidayah Gatsu" di lingkungan Banjar Teruna Sari, Denpasar, Rabu (20/4/2022) petang.
"Saya tahu sendiri warga di Banjar Teruna Sari ini mencerminkan kemajemukan yang sesungguhnya, karena hubungan Muslim dan Non-Muslim di sini bukan hanya cerita atau pembicaraan mulut saja, tapi kerukunan yang harmonis itu benar-benar terjadi di sini," kata legislator dari PDIP Denpasar itu.
Buktinya, kegiatan di Musholla Al-Hidayah Gatsu VI-F ini sejak masih berada di sisi selatan hingga berpindah ke utara dan kini diperluas hingga dua kali lipat dari bangunan sebelumnya itu selalu dijaga para pecalang (aparat keamanan desa adat) non-Muslim, seperti saat Bukber, Shalat Tarawih atau Shalat Jumat.
"Begitu juga kalau ada kegiatan Nyepi disini selalu dijaga pecalang Muslim, demikian pula kalau ada perayaan Natal. Jadi, hubungan antar-masyarakat yang berbeda-beda di sini sangat harmonis," katanya dalam "bukber" bersama anak yatim-piatu yang juga dihadiri tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh Hindu.
Berita Terkait
-
11 Jam Live TikTok di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Pecahkan Rekor MURI
-
Salah Lirik Lagi? Iis Dahlia Kali ini Ngomel Dikata-katain
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Nyepi 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersamanya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Bosan Sama Nastar? 5 Kue Lebaran 'Anti-Mainstream' Ini Dijamin Jadi Favorit Gen Z