SuaraBali.id - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Antonio Guterres diundang untuk hadir langsung ke Bali, Indonesia dalam agenda Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022.
Para pejabat VVIP dan VIP, ribuan delegasi peserta dari luar negeri juga bakal hadir ke Bali menghadiri pertemuan yang membahas isu mengurangi resiko bencana dunia itu.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo juga dipastikan hadir untuk membuka perhelatan bertaraf Internasional yang diselenggarakan pada akhir Mei 2022 mendatang tersebut. Pada saat pembukaan, Presiden Jokowi bakal menandai dengan penanaman pohon Mangrove.
Untuk pengamanan, sudah disiapkan dari sekarang, unsur TNI - Polri di Bali mulai bergerak mempersiapkan segala hal.
Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Harfendi mengatakan Satuan Tugas Pengamanan Wilayah (Satgas Pamwil) menerapkan tiga zona pengamanan dalam event GPDRR 2022 di Bali.
"Ada tiga zona pengamanan, yaitu zona A di kawasan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali International Convention Center atau Westin, Hotel Peninsula dan Graha Wisnu Kencana. Zona B di kawasan ITDC dan GWK (Garuda Wisnu Kencana) Dan zona C berada di luar ITDC dan GWK," terang Brigjen Harfendi dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022) pagi ini.
Satgas Pamwil GPDRR 2022 yang terdiri dari unsur TNI Polri, Basarnas hingga BPBD bakal melaksanakan serangkaian pegamanan, baik secara terbuka maupun tertutup guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Khususnya untuk delegasi dari beberapa negara, mulai dari kedatangan, rute yang dilalui, serta tempat kegiatan dan tempat yang dikunjungi," ujarnya.
Kami memastikan kesiapan dari masing-masing Satgas yang tergabung dalam pengamanan tersebut, mulai dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sampai dengan pengamanan di lokasi acara," sambung Harfendi.
Baca Juga: Gepeng dari Karangasem, Masalah yang Seakan Tak Ada Akhirnya
Bali yang ditunjuk untuk penyelenggara event Pengurangan Risiko Bencana tersebut harus menjadi tuan rumah yang baik tentunya bagi para tamu - tamu kehormatan.
Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra juga menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan strategi pengamanan VVIP maupun VIP untuk para delegasi.
"Pengamanan sudah kami siapkan unsur TNI Polri, pengamanan VVIP maupun VIP pengamanan baik alur kedatangan di Bandara, rute perjalanan, tempat kegiatan maupun tempat tour trip personel sesuai kebutuhan yang direncanankkan termasuk peralatan," ujarnya.
GPDRR 2022 yang dikuti ribuan delegasi dari berbagai negara diharapkan dapat memperkokoh posisi indonesia sebagai negara yang memiliki pengalaman penanggulangan bencana.
Dalam berita sebelumnya, bahwa Menko PMK, Muhadjir Effendy memastikan agar seluruh arahan Presiden RI Joko Widodo dalam dalam Rapat kabinet terbatas 11 Februari 2022 mengenai GPDRR bisa ditindaklanjuti kementerian dan lembaga pada panitia nasional dalam sisa waktu 32 hari.
"GPDRR diharapkan dapat menghasilkan catatatan posisi Indonesia mendorong komitmen politis Indonesia terkait pengurangan resiko bencana," ujarnya.
Berita Terkait
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
-
Sebut JK Idola, Pakar Komunikasi: Gibran Sudah Belajar Banyak, Tak Lagi Terpancing Kritik Pedas
-
Libas Persita 1-0, Bali United Naik ke Peringkat 7 Klasemen BRI Super League
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel