SuaraBali.id - Masalah gelandangan dan pengemis (Gepeng) di Karangasem, Bali seperti tak ada akhirnya.
Meski berbagai upaya telah dilakukan pemerintah namun tetap saja kembali ditemukan puluhan gepeng asal Karangasem yang berkeliaran di luar Kabupaten.
Hal ini seperti yang tampak pada Jumat (22/4/2022) puluhan gepeng asal Karangasem dikembalikan dari wilayah Denpasar dan diserahkan kepada Dinas Sosial Karangasem.
"Ya kemarin tiba 13 orang, hari ini ada lagi yang dikembalikan sebanyak 23 orang, total ada 36 orang dan sudah kita antar ke desanya masing - masing," ujar Sekretaris Dinas Sosial Karangasem, Ni Ketut Rai.
Menurut Rai, berbagai upaya seperti memberikan bimbingan dan pelatihan serta bantuan modal baik melalui anggaran pusat maupun APBD pernah dilakukan.
Bahkan hingga kini pembinaan secara langsung juga telah dilakukan, namun tetap saja mereka kembali lagi keluar untuk menjadi Gepeng.
"Dibilang tidak ada pekerjaan, sebenarnya di wilayah mereka ada potensi, hanya saja mereka lebih memilih untuk keluar menjadi gepeng," ungkap Rai.
Ia berpendapat, beberapa daerah di Bali sudah menerapkan aturan agar tidak memberikan uang kepada gepeng, kemungkinan dengan cara itu mereka akan berhenti menjadi Gepeng.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang