SuaraBali.id - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram menunda pelelangan merchandise pembalap MotoGP papan atas, seperti Marc Márquez, Miguel Oliveira, Pol Espargaró, dan Maverick Viñales.
Lelang ini sebelumnya direncanakan berlangsung saat bulan Ramadan, namun kini resmi ditunda. Hal ini karena pihak KPKNL merasa waktu persiapan terbatas.
Pihaknya khawatir penyelenggaraan lelang tidak berjalan seperti yang diharapkan. Terlebih lagi dalam penyelenggaraan tersebut terdapat partisipasi langsung dari pembalap MotoGP berupa yang menyumbangkan merchandise mereka.
Mereka khawatir bila tidak optimal malah akan mencoreng nama baik negara di mata internasional.
“Karena singkatnya waktu dan lain hal, maka kami tunda. Kami takutnya tidak optimal, maka dari itu kami jaga betul di mata internasional, jangan sampai ada yang cacat ataupun sesuatu kurang elok. Karena berpengaruh pada kepercayaan pembalap untuk menyumbang kembali di event-event selanjutnya,” ujar Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram, Kurniawan Catur, Rabu (20/4/2022).
Waktu penundaan ini akan digunakan untuk promosi. Hal ini sangat diperlukan untuk menggaet peserta lelang yang potensial.
Oleh sebab itu Ikatan Motor Indonesia Provinsi NTB (IMI NTB) juga rencananya akan dilibatkan dalam mempromosikan merchandise tersebut melalui media sosial maupun jaringan grup chat.
“Kami harapkan, ada waktu yang lebih panjang supaya informasi ini sampai ke kalangan komunitas otomotif atau pengusaha yang suka otomotif. Kami juga kerja sama dengan IMI, harapan kami sampai ke kalangan itu dan menghasilkan feedback,” imbuh Kurniawan.
Untuk mendapatkan peserta potensial, peserta yang mendaftar dalam lelang tersebut diwajibkan menyetor uang jaminan saat mendaftar melalui situs www.lelang.go.id.
Namun, Catur belum bisa memastikan angka dari uang jaminan tersebut, karena mesti mempertimbangkan beberapa hal, salah satunya adalah jumlah peserta yang mendaftar.
Selain promosi, pembuatan sertifikat otentikasi merchandise tersebut juga dirasa memerlukan waktu. Selain itu, fasilitas pendukung acara, seperti WiFi juga terus mengalami peningkatan.
Mengingat, acara tersebut akan dilaksanakan langsung dari Sirkuit Mandalika secara daring melalui aplikasi Zoom, dan akan disiarkan langsung melalui platform YouTube.
Karena sarana dan strategi pendukung yang dirasa tidak sedikit, Kurniawan pun belum bisa memberikan kepastian waktu penyelenggaraan lelang tersebut.
“Tanggalnya kita belum pasti. Jadi kita lempar (sebarkan) dulu teaser lewat sosmed dan grup WA. Di situ kita kasih kontak, apabila feedback kita rasa sudah cukup, baru kita tentukan tanggalnya,” terang Kurniawan.
Adapun jumlah merchandise yang akan dilelang saat acara tersebut sebanyak 10 buah, dan akan tersemat tanda tangan dari beberapa pembalap MotoGP papan atas, seperti Marc Márquez, Miguel Oliveira, Pol Espargaró, dan Maverick Viñales.
Berita Terkait
-
MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
-
MotoGP Australia 2026 Gagal Total: Selamat Tinggal Phillip Island!
-
Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?
-
MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus
-
Jadwal MotoGP Malaysia 2026: Apakah Jorge Martin Bisa Membalikkan Keadaan?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo