Sedangkan untuk solusi kopling hidran yang tidak sesuai dengan selang pemadam, regu Damkar biasanya langsung berupaya mengganti selang yang sesuai dengan kopling atau kepal hidran.
Namun dengan segala kekurangan dan solusi yang ada, Ardy menyebut bahwa BPBD masih bisa menangani kebakaran di 4 kecamatan secara bersamaan.
Harus Tiba di Bawah 15 Menit
Sementara itu mengenai personel Damkar, disebut sudah mempunyai kualifikasi dasar dalam menangani bencana kebakaran. Meski pada kualifikasi lanjutan kemampuannya masih bervariasi bahkan disebut ada yang kurang
Petugas Damkar BPBD Denpasar sekaligus Danru Induk, Halus Sanjaya mengatakan, setiap regu Damkar mempunyai sebutan-sebutan regu. Seperti Regu 1, Regu 2, Regu 3, Walet 1, Walet 2 dan lain-lain dari tiap-tiap pos di Kota Denpasar.
Sedangkan pos Damkar di Kota Denpasar, meliputi Pos Juanda, Pos Induk, Pos Mahendradatta, Pos Cokroaminoto yang siap untuk menanggulangi kebakaran di tiap wilayah dengan armada dan regu yang disiagakan di tiap pos selama 24 jam.
"Kami menerima laporan dari Pusdalops penanganan kejadian kebakaran, regu terdekat di wilayah secepat mungkin berusaha untuk mampu tiba di lokasi dengan response time yang tepat sehingga meminimalisir kebakaran dan kerugian lebih besar. Sesuai aturan harus tiba di bawah 15 menit, namun sejauh ini capaian response time 12,5 menit, apabila membutuhkan armada yang lebih bisa pos lain juga bisa mengkaver BW dan tenaganya nya," jelas pria yang disapa Man Halus ini.
Tak jarang terjadi kendala di lokasi kejadian, seperti masyarakat yang tidak tahu atau lupa nomor emergency pemadam kebakaran, hal ini wajib diketahui setiap orang. Untuk Hotline Pusdalops BPBD Denpasar 0361 223333 atau 112
"Kendala lain, telat menghubungi mungkin karena grogi, bingung, takut dan lain-lain, TKP jalan sempit dan gang jauh dari jangkauan, kemacetan lalu lintas, kepal hidran yang berbeda dengan kopling sehingga menghambat kerja tim Damkar," paparnya.
Baca Juga: Kebakaran Beruntun di Kota Denpasar Selama Bulan April, Apa yang Sesungguhnya Terjadi?
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
-
Krisis Air Menjalar di Ibu Kota, Pramono Berharap Badai El Nino Berakhir September
-
Kemarau Panjang Mengintai, Warga Jakarta Bisa Lapor via 112 Jika Kesulitan Air Bersih
-
Kemarau Panjang Bikin Warga Pondok Labu Kelimpungan Cari Air Bersih
-
Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri
-
Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8
-
Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali