SuaraBali.id - Bencana kebakaran kini menjadi ancaman bagi warga Kota Denpasar, Bali seperti musibah yang terjadi bulan ini April 2022, sempat terjadi tiga musibah kebakaran dalam waktu yang berdekatan. Bencana ini mengakibatkan banyak kerugian namun beruntungnya tak sampai mengakibatkan korban jiwa.
SuaraBali.id mencoba merunut kejadian kebakaran yang terjadi di Kota Denpasar selama bulan April 2022 ini.
Pertama kebakaran hebat yang melanda Gedung ruang alat percetakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) Samsat Denpasar dalam kejadian ini ada sekitar 9 ruangan terbakar termasuk 3 kantin disebabkan korsleting listrik, pada Kamis (14/4/2022) dini hari pukul 00.30 Wita.
Sedangkan pada Kamis (14/4/2022) pukul 12.50 Wita di lokasi yang tidak begitu jauh di Jalan Cok Agung Tresna, sebuah restoran terbakar hebat, disebabkan tabung gas yang bocor dan terkonsentrasi hingga muncul api dan menyebabkan kebakaran.
Selang sehari, rumah dua lantai di Jalan Ratna Denpasar pada pukul 20.23 Wita Jumat (15/4/2022) juga mengalami kebakaran hebat.
Jumlah kerugian materiil yang ditimbulkan akibat musibah tersebut tak sedikit, ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Tak berhenti sampai di sana, pada Minggu (17/4/2022) pukul 03.05 Wita sebuah rombong kacang ijo terbakar di Pasar Gunung Agung Denpasar dengan kerugian pedagang berkisar Rp 3 juta.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Ariwibawa menyebut pada bulan April 2022 hingga saat ini ada 4 kejadian kebakaran yang ditangani BPBD Kota Denpasar.
"Untuk tahun 2022, dari Januari - April 2022 ada 22 kejadian kebakaran di Denpasar, kalau tahun 2021 sepanjang tahun ada 113 kejadian kebakaran," kata Joni kepada SuaraBali.id.
Baca Juga: Ratusan Hidran Untuk Kebakaran Tersebar di Denpasar, Namun Lebih dari Setengahnya Tak Berfungsi
Jika ditilik dari waktu kejadian beberapa peristiwa terakhir kebakaran terjadi saat dini hari, malam hari maupun siang hari dengan penyebab yang bervariasi.
Penggunaan Steker yang Salah Dan Kealpaan Bisa Jadi Bencana
Hasil analisa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar penyebab kebakaran didominasi oleh faktor kesalahan manusia atau human error.
Human error yang dimaksud seperti penggunaan steker listrik tidak ber-SNI dan kealpaan dalam memasak.
"Kebakaran didominasi steker listrik dan kealpaan dalam memasak. Steker listrik harus ada kualifikasi SNI. Human Error yang dimaksud adalah penggunaan alat dimana konsumen abaikan persyaratan SNI," jelasnya.
Hal tersebut, kata dia memudahkan terjadi panas akibat penumpukan steker yang ujungnya korslet atau arus pendek yang menimbulkan api penyebab kebakaran.
Berita Terkait
-
Hari Bumi 2026: Refleksi di Tengah Kepungan Kabut dan Ancaman Karhutla
-
Antara Aturan Adat Bali dan Suara Kenanga yang Menulis Takdirnya Sendiri
-
Kemlu Pastikan 13 WNI Selamat dari Kebakaran Besar di Malaysia, Begini Kondisinya
-
Karier Tak Menentu, Bali United Bakal Pinjamkan Jens Raven Musim Depan?
-
Persib Kebobolan 4 Gol dalam 2 Laga, Ini Kata Bojan Hodak
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026