SuaraBali.id - Sebanyak 53 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi pemerintah Malaysia telah dipulangkan ke kampung halaman.
"Pada awal bulan Ramadhan banyak PMI yang dipulangkan," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lombok Tengah Lalu Karyawan di Praya, Selasa (12/4/2022).
Mereka yang dipulangkan rata-rata telah habis masa kontrak kerjanya sesuai dengan aturan dari pemerintah Malaysia. Selain itu, sebagian yang dipulangkan itu adalah yang berangkat ilegal.
"Awal April ini saja PMI asal NTB yang dipulangkan sekitar 300 orang. Sedangkan untuk Lombok Tengah sekitar 103 orang," katanya.
Adapun jumlah total PMI yang dipulangkan dari Malaysia oleh Kementerian Luar Negeri sejak Januari sampai April ini telah mencapai ribuan, karena setiap hari jumlah PMI yang dipulangkan itu bisa mencapai 100 orang lebih.
"Total secara umum mencapai ribuan kalau se-NTB, paling banyak Lombok Timur dan Lombok Tengah," katanya.
Ia mengatakan pemulangan selanjutnya masih menunggu informasi dari pemerintah Provinsi NTB atau BP2MI yang mengurus kepulangan para PMI.
"Pengiriman PMI ke Malaysia saat ini masih ditutup," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Mulai April Ini 112 Ribu Warga Lombok Tengah Akan Dapat BLT Minyak Goreng Rp 100 Ribu Per Bulan
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis