SuaraBali.id - Tim Infront MXGP selaku promotor Motocross Grand Prix (MXGP) disebut menyukai lokasi sirkuit di Samota, Kabupaten Sumbawa. Hal ini dikemukakan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah.
Ia ikut mendampingi kunjungan Tim Infront yang merupakan penyelenggara MXGP di Samota, Kabupaten Sumbawa. Menurutnta tim MXGP menyukai banyak hal di Samota.
"Mereka suka dengan kontur areanya, pemandangannya dan juga kondisi tanahnya," kata Zulkieflimansyah dalam keterangan tertulis diterima wartawan di Mataram, NTB, Senin (11/4/2022).
Tim Infront ke Samota juga ingin memastikan bahwa data-data yang disampaikan baik foto dan juga video sesuai dengan kondisi kenyataan di lapangan.
"Sebab, sekarang kadang-kadang foto dan juga video lebih indah daripada kondisi aslinya. Jadi, mereka tidak mau terkecoh dengan foto dan juga video yang sudah kita sampaikan sebelumnya,” ujar Zulkifli.
Namun menurutnya setelah melihat kondisi di lapangan mereka sangat bergembira dan bisa memastikan bahwa MXGP Samota akan tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada 24-26 Juni 2022.
Kunjungan ini merupakan kali pertama tim Infront untuk melihat kesiapan pelaksanaan kegiatan MXPG khususnya untuk meninjau langsung kondisi lapangan dan arena sirkuit.
Dalam kunjungan Infront, Gubernur NTB bersama Bupati Mahmud Abdullah dan Wakil Bupati Sumbawa Dewi Noviany menjelaskan kepada Tim Infront gambaran umum kondisi lahan untuk lokasi sirkuit yang sudah masuk ke tahap pengerjaan awal tersebut.
Salah satunya yang dijelaskan adalah bagaimana pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan sebanyak 20 hektare untuk kegiatan MXGP tersebut.
Baca Juga: Ciputra Grup Mulai Lirik Mandalika Untuk Pengembangan Investasi
Sebelumnya, Komandan Lapangan MXGP Ridwan Syah mengatakan pengerjaan venue atau sirkuitnya bisa dikerjakan kurang lebih dalam waktu dua minggu.
"Karena ini sirkuit tanah, bisa dikerjakan lebih cepat dibandingkan MotoGP," ujarnya.
Selain kesiapan sirkuit, Ridwan juga mengatakan kesiapan transportasi menjadi penting layaknya MotoGP di Sirkuit Mandalika. Namun, persoalan transportasi juga sudah selesai.
Selain itu, menjadi tantangan adalah kesiapan Bandara Sultan Kaharuddin sebagai pintu masuk para pembalap dan krunya. Menurutnya, pemerintah sudah menggesa agar pelapisan runway bandara segera ditambah agar bisa didarati oleh pesawat Boeing 737 seri 300 atau Airbus.
"Dengan segala persiapan yang dilakukan tinggal 60 hari efektifnya MXGP bisa digelar sesuai harapan," katanya.
Kepala Dinas PUPR NTB ini menyatakan kontrak penyelenggaraan MXGP untuk Juni tersebut, berlaku selama empat tahun atau mulai 2022 sampai 2025.
Berita Terkait
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Tangani Klaim Cek Bocek, Pemkab Sumbawa Tunjukkan Cara Bijak Menyelesaikan Konflik Agraria
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Cerita Inspiratif: Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Produksi Batu Bata dan Batako
-
Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!