Selain itu tanah dalam Goa sangatlah lembek menyerupai lumpur karena hasil tumpukan kotoran yang mengendap dari hewan penghuni Goa Bangkang.
Untuk itu disarankan untuk memakai topi dan alas kaki untuk menghidari hal hal yang tidak diinginkan tersebut.
Walau bau yang menusuk hidung akibat kotoran hewan malam kelelawar ini, setidaknya dengan view yang menakjubkan ini sengatan bau kotoran sebanding dengan memori yang kita dapatkan.
Dengan membayar biaya Rp.10.000, para pengunjung goa bisa menikmati kunjungan dan melakukan berbagai aktivitas. Yang sering menjadi favorit pengunjung adalah melakukan foto di spot “cahaya tuhan”.
Goa Bangkang terdiri dari dua bagian, bagian atas dan bagian bawah. Bayangkan saja layaknya rumah bertingkat agar lebih mudah.
Di bagian bawah adalah ruang yang luas, sedangkan bagian atas inilah lokasi “cahaya tuhan” berada, yaitu langit-langit goa. Untuk mendapatkan foto terbaik, tentu saja harus menunggu momen datangnya sinar yang memasuki celah-celah langit goa.
Aktivitas lainnya adalah susur goa. Untuk aktivitas ini, para pengunjung harus ditemani oleh warga setempat. Karena warga atau pemandu yang ada telah memahami jalur susur goa.
Sehingga para pengunjung tidak tersasar di dalam goa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai