SuaraBali.id - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Jamaruli Manihuruk, mengatakan, hingga saat ini belum menerima aduan WN Ukraina maupun Rusia yang ada di Bali karena mengalami kesulitan di luar aturan keimigrasian.
"Sampai saat ini belum ada warga Rusia dan Ukraina yang melapor karena masalah kesulitan yang juga di luar aturan keimigrasian. Misalnya, mau perpanjang izin tinggal tapi tidak ada uang," kata dia, saat dikonfirmasi di Denpasar, Minggu 27 Maret 2022.
Ia mengatakan untuk jumlah kedatangan WNA asal Ukraina juga tidak ada penambahan secara signifikan dan masih terbilang normal. Adapun rincian jumlah WNA Rusia maupun Ukraina di Bali, yaitu WN Rusia dengan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) 29.756 orang, Izin Tinggal Terbatas (ITAS) 2.539 orang, Izin Tinggal Tetap (ITAP) 47 orang dengan jumlah keseluruhan 32.342 orang.
Lalu WN Ukraina dengan ITK ada 5.482 orang, ITAS 473 orang dan ITAP 11 orang dengan jumlah keseluruhan 5.966 orang.
"Jumlahnya masih normal-normal saja, ya (Pasca perang banyak ke Bali untuk pelarian) tidak ada itu. Pengawasan imigrasi yang kita lakukan melihat data mereka tidak ada penambahan, misalnya orang Ukraina langsung datang banyak-banyak ya enggak ada," kata dia.
Selain itu, kata Manihuruk, saat ini juga tidak ada WNA Ukraina di Bali yang melapor meminta bantuan keimigrasian untuk kembali ke negaranya. Sejak penerbangan Internasional dibuka semua proses keberangkatan maupun kedatangan berjalan normal. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026