SuaraBali.id - Siapa sangka, kemacetan usai gelaran MotoGP yang terjadi di Mandalika membawa berkah tersendiri. Bukan hanya untuk warga Kuta saja.
Nanda Mulajati, pemuda asal Lombok Utara, yang datang menonton MotoGP melalui jalur gratis di Bukit Seger, pulang dengan kondisi kantong berisi.
Nando, panggilan akrabnya, awalnya tidak berniat mencari rupiah ke Mandalika. Ia murni datang karena ingin menyaksikan para rider mengaspal.
"Rezeki itu seperti datang sendiri. Saya enggak ada niatan," ucap Nando membuka ceritanya.
Motor Vario miliknya diparkir di dekat Novotel Hotel yang berjarak satu kilometer dari Bukit Seger dan berdekatan juga dengan area parkir barat. Tempat penonton MotoGP menunggu bus jemputan.
Saat pulang melewati area parkir barat, tiba-tiba ada penonton meminta tumpangan karena melihat jok belakang kosong.
"Karena kosong, ya udah, saya antar. Pas sampai malah ditanya 'bayar berapa?'. Spontan saya jawab seikhlasnya," terangnya saat ditemui Rabu (23/3/22) sore di area wisata Senggigi.
Ia seketika membuka jasa ojek untuk para penonton yang tidak tahan menunggu bus ke area parkir. Tarifnya tidak ditentukan, sesuai dengan kemampuan si penumpang.
"Ada dari Palembang, Banten, Surabaya dan macem-macem. Di kasi 20 ribu, ada juga yang 50 ribu," katanya.
Mahasiswa prodi Sosiologi Universitas Mataram itu mengaku mengantarkan penumpang dari area parkir barat menuju parkir timur. Ada juga dari Bundaran Sunggung menuju parkiran timur yang jaraknya sekitar empat kilometer.
Tak ingin orang luar daerah memiliki kesan buruk, ia menceritakan keindahan Lombok di atas motor yang baru sebulan dipakainya.
"Saya ceritain Mandalika ini dulunya kayak gimana. Wisata di Lombok ini di mana aja. Gunung Rinjani untuk pendaki, pantai, air terjun. Pokoknya semua. Biar enggak kapok gara-gara macet," ujar Mahasiswa yang tengah menggarap skripsi itu.
Total uang yang dia bawa pulang menuju kosnya dari Mandalika mencapai 400 ribu rupiah.
"Lumayan bisa pake hedon-hedonan," guyonnya menutup cerita.
Berbeda dengan Ulwan, asal Lombok Timur, memberikan tumpangan tanpa sempat berpikir membuka jasa ojek.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa