SuaraBali.id - Calo tiket di gelaran MotoGP terlihat beroperasi di dekat lokasi penukaran tiket yang berada di kawasan Sirkuit Mandalika. Mereka menjajakan tiket yang sudah dalam bentuk gelang dengan harga dua kali lipat dari harga normal.
Mereka menawarkan tiket pada pengunjung yang melintas di area bazar, tepatnya di selatan tempat penukaran yang disediakan oleh panitia.
Calon tersebut menawarkan agar pembeli tidak perlu mengantre untuk menukarkan tiket lagi. Tiket yang sudah ditukarkan tersebut tinggal dibeli dan sudah bisa langsung digunakan masuk ke dalam sirkuit.
Tiket kelas Festival yang normalnya seharga Rp. 154.000 dibandrol dengan harga Rp. 250.000 oleh calo-calo tersebut. Dari sana keuntungannya hampir mencapai Rp. 100.000 per tiketnya.
Berbeda lagi dengan Mamet (bukan nama sebenarnya) yang menawarkan tiketnya melalui sosial media. Ia mempromosikan tiket tersebut melalui status WhatsApp.
Selain itu, tiket yang dijualnya ialah tiket yang sudah ada di tangan kedua. Meski begitu, Mamet mengaku dapat keuntungan senilai Rp. 50.000 disetiap tiket yang laku terjual.
"Saya ambil di teman. Lumayan, cuma duduk buat status dapet uang," balasnya saat dihubungi via WhatsApp.
Sebelumnya, Gubernur NTB Zulkieflimansyah, saat dimintai keterangan di Bandara Internasional Lombok Rabu (16/3/2022) malam mengatakan yang terjadi bukanlah praktik percaloan.
Menurutnya yang terjadi ialah adanya pembeli yang lebih dulu membeli dengan harga normal, kemudian menjual tiket itu lagi.
"Di sini yang banyak ya, yang beli dulu dengan harga yang relatif lebih murah kemudian dijual dengan harga lebih mahal. Seperti kamar hotel juga begitu. Percaloan sih, tak sampe percaloan, tapi bawa tiketnya habis gitu dibooking," jelasnya.
Kontributor : Abdul Goni
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6