SuaraBali.id - 50 dokter spesialis diterjunkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB untuk bertugas selama perhelatan MotoGP di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 18-20 Maret 2022.
Direktur RSUD Provinsi NTB dr Lalu Herman Mahaputra membenarkan adanya 50 orang dokter ini merupakan dokter-dokter spesialis yang memang disiapkan bertugas selama berlangsungnya MotoGP.
"Ini kolaborasi dari sejumlah dokter spesialis, seperti radiologi, emergency, anestesi, ortopedi dan bedah. Jumlahnya ada 50 orang yang disiapkan," ujarnya Kamis (18/3/2022).
Ia berujar bahwa 50 orang dokter spesialis ini ada yang sehari-hari bertugas di RSUD Provinsi NTB dan diperbantukan dari sejumlah rumah sakit di luar NTB, seperti dari Jakarta.
"Jadi ada yang dari luar NTB, karena kalau kita aja belum bisa sehingga perlu dokter dari luar yang membantu," terangnya.
Para dokter ini disiagakan di Gedung Medical Center di dalam areal Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah dan RSUD Provinsi NTB di Kota Mataram.
Tak hanya dokter spesialis ada jyga ratusan tenaga perawat baik d RSUD NTB maupun di Gedung Medical Center di Sirkuit Mandalika.
"Jadi kita bagi dua ada yang di areal sirkuit dan RSUD NTB," ucapnya.
Sedangkan saat disinggung mengenai penanganan yang akan dilakukan ketika terjadi kecelakaan yang menimpa pebalap MotoGP, ia mengatakan untuk penanganan ringan akan ditangani langsung di medical center di Sirkuit Mandalika.
Baca Juga: Kendaraan ke Mandalika Meluber, Sopir Angkutan Logistik di Pelabuhan Padangbai Protes
Akan tetapi jika kondisi berat maka akan dirujuk ke RSUD Provinsi NTB.
"Kalau bisa selesai di sirkuit akan ditangani di sirkuit (medical center). Tetapi kalau membutuhkan perawatan yang intensif maka di bawa ke RSUD NTB," ujar dr Jack
"Untuk dibawa ke rumah sakit, kita tidak khawatir karena ada dua helikopter yang disiapkan oleh Basarnas," sambungnya.
Mantan Direktur RSUD Kota Mataram ini memastikan seluruh dokter, perawat dan sarana prasarana untuk mendukung MotoGP sudah siap 100 persen.
"Intinya dari sisi kesiapan RSUD NTB baik itu SDM (dokter dan perawat), fasilitas dan peralatan medis sudah sepenuhnya siap untuk MotoGP," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali