SuaraBali.id - Aufar Hutapea yang merupakan suami presenter Olla Ramlan terseret kasus pelecehan dan penganiayaan yang dialami selebgram Citra Andy. Dalam curhatannya di media sosial, ia mengatakan bahwa Aufar diam saja saat dia alami hal kurang mengenakkan dari temannya.
Saat kabar ini mulai ramai, Olla Ramlan muncul di Instagram. Ia menyinggung tak ingin membalas orang yang berbuat jahat kepadanya.
"Ada masa di mana kamu hanya perlu diam dan memperhatikan apa yang mereka perbuat meskipun itu menyakitimu," tulisnya dikutip Rabu (16/3/2022).
"Karena membalas dengan cara yang sama hanya akan membuatmu sama seperti mereka," sambung Olla Ramlan.
Tidak bisa dihubungkan secara pasti antara unggahan Olla Ramlan dan kasus yang menyerat nama suaminya tersebut.
Sebelumnya diberitakan, seorang selebgram bernama Citra Andy bercerita di media sosial. Dalam unggahannya ia mengaku mengalami pelecehan dan penganiayaan di sebuah kafe. Menurutnya Aufar yang menyaksikan hal tersebut hanya diam saja.
Kronologis tentang peristiwa tersebut pun dijelaskan Citra Andy. Awalnya, dia dan Aufar Hutapea pergi ke sebuah kafe untuk menemui seorang teman.
Sesampainya di sana. Aufar pergi ke lantai bawah untuk memesan makanan dan meninggalkan Citra Andy bersama teman-temannya. Di situ, Citra mulai dapat perlakuan kurang enak.
Citra awalnya diminta memberikan nomor telepon oleh teman Aufar, tapi tak dia berikan. Tak menyerah, teman Aufar minta nomor rekening dan lagi-lagi ditolak.
Setelahnya, teman Aufar Hutapea memegang payudaranya secara paksa di depan banyak orang. Aufar Hutapea disebut tiba di lantai bawah dan sempat melihat kejadian tersebut. Namun, Citra Andy menyebut Aufar hanya diam.
Bukan cuma dilecehkan secara seksual, Citra Andy juga mengaku dipukul dan diseret. Dan, Aufar lagi-lagi melihat tapi diam saja.
Citra Andy telah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Dalam surat laporan yang dipamerkan di Instagram, nama Aufar Hutapea disebut sebagai saksi.
Tag
Berita Terkait
-
Generasi Overthinking di Era Over-Information
-
Kala Media Sosial sebagai Medan Perang Baru Propaganda Global
-
Algoritma Manipulatif hingga Ancaman VPN, Mengapa Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Medsos?
-
Pramono Dukung Aturan 'Kiamat' Medsos bagi Anak-anak: Sudah Banyak yang Kecanduan
-
Menteri PPPA Soal Larangan Anak Punya Medsos: Tanpa Peran Orang Tua, Anak Bisa Cari Jalan Lewat VPN
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin