Sempat Tercium Bau Bangkai
Mendengar kabar Mario telah tiada, tetangga pun kaget. Karena para tetangga mengira Mario telah pulang ke negara asalnya.
Bahkan, seorang tetangga depan rumah Mario, bernama Ibu Koko menuturkan kepada Yulia terakhir melihat Mario pada bulan April 2014 silam. Saat itu Mario mengeluhkan sedang tidak enak badan.
"Tetangga depannya, Ibu Koko kemarin cerita terakhir Mario bulan April tahun 2014 pas mau ke warung, Mario sempat bilang tidak enak badan,"
Praktis sejak itu warga tak lagi mendengar kabar Mario, Mario sempat dikira telah kembali ke negara asal. Warga pun sempat mempertanyakan Mario yang mulai tidak pernah kelihatan saat itu.
Warga pun tidak ada mencium bau busuk bangkai manusia. Bahkan sekitar 3 tahun yang lalu warga bersama-sama menebang sebuah pohon mangga di halaman rumah tersebut namun tak mengetahui di dalamnya ada jasad Mario.
Hanya saja, seorang warga yang rumahnya tepat di belakang rumah yang ditinggali Mario juga menceritakan sempat mencium bau aneh seperti bangkai yang dikira hanya bangkai binatang.
"Warga sama sekali tidak mencurigai, tidak tercium bau bangkai, mungkin karena kondisi kamarnya yang tertutup rapat, hanya tetangga belakangnya, Bu Suraji itu pernah mencium bau bangkai namun hanya dikira bangkai tikus atau kucing atau apa tidak menyangka kalau jasad Pak Mario, karena baunya kadang ada kadang hilang, karena ventilasinya berdempetan langsung dengan rumah Pak Mario," beber dia.
Tetangga lain yang tinggal selisih beberapa rumah dari kediaman Mario juga tidak pernah mencurigai ada jasad di dalam rumah tersebut.
Baca Juga: Gubernur Koster Ancam Pihak yang Hendak Macam-macam Dengan Pengadaan Tanah PKB di Klungkung
"Nggak pernah bauin, bahkan sekitar 3 tahun yang lalu warga menebang pohon tidak ada yang mencium bau seperti mayat, jadi sama sekali tidak mengira," ungkap Lisyen.
Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Ketut Sugiarta Yoga yang dikonfirmasi menuturkan berdasar keterangan Anang (anak angkat Mario) kepada aparat Polsek Kuta Selatan yang melakukan penyelidikan selama ini dirinya tinggal di Perumahan Puri Nusa Dua, Gang VIII/64, Kuta Selatan.
Anang terakhir bertemu dengan Mario pada 2015, karena kesibukannya bekerja. Lalu, sekira dua minggu lalu Anang memimpikan ayah angkatnya tersebut.
"Saksi bermimpi dimintai tolong sama korban untuk sekali-sekali main datang ke rumah untuk menemui korban, namun karena kerjaan baru yang bersangkutan sempat datang ke rumah korban," ungkap Kapolsek
Anang pun memutuskan untuk menjenguk. Ia sempat menghubungi Purwanto (50) untuk membantu membersihkan rumah. Saat di lokasi, pagar rumah dalam kondisi terkunci gembok.
Mario yang dipanggil tidak ada respons. Lalu coba dibuka paksa pagar rumah dan pintu rumah yang terkunci, Anang mencoba masuk lewat jendela yang dicongkel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida