SuaraBali.id - Perayaan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Caka 1944 di Bali pada Kamis (3/3/2022) berdampak positif pada geliat wisatawan di Pulau Lombok. Lantaran, wisatawan asing beramai-ramai menyeberang ke pulau tersebut untuk berlibur.
Dari sekian banyak destinasi wisata di Lombok, tempat wisata Gili Matra (Meno, Trawangan, Air) Lombok, Nusa Tenggara Barat dipadati wisatawan asing sejak Rabu (2/3/2022) sore hingga Kamis (3/3/2022) pagi.
Tren tersebut memang lazim terjadi setiap tahun saat Perayaan Nyepi di Bali, lantaran para wisatawan asing memilih menghindari kondisi sepi saat Perayaan Nyepi.
Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi mengatakan, menjelang Hari Raya Nyepi wisatawan dari Pulau Bali banyak yang datang ke tiga gili.
"Kita dilaporkan memang dua hari belakangan ini ada peningkatan jumlah penumpang yg menyebrang ke Bangsal dari Pulau Bali," kata Kadispar NTB Yusron Hadi kepada Suara.com pada Kamis, (3/3/2022).
Dari data yang diterima, penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Gili pada Rabu (2/3/2022) yakni, Ostina 110 pax, Eka jaya 190 pax, Eka jaya 181 pax, Prabu 61 pax, Eka jaya 183 pax, Blu water 62 pax. Data ini terus mengalami penambahan.
Yusron menyebut, kondisi tersebut tak bisa dilepaskan adanya faktor dibukanya rute penerbangan luar negeri ke Pulau Bali.
"Mungkin ada pengaruh pembukaan rute luar negeri ke Bali," katanya.
Terlepas dari itu, Yusron mengemukakan sinyal baik tersebut mesti terus ditingkatkan. Apalagi, dua pekan mendatang ada gelaran MotoGP, sehingga dunia pariwisata NTB dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-sebaiknya.
Baca Juga: Khidmatnya Perayaan Nyepi Umat Hindu di Lombok, Pulau Seribu Masjid
Sementara itu pekerja di Singosari Hotel Gili Mantra, Lidya membenarkan peningkatan kedatangan wisatawan luar negeri sejak Rabu (2/3/2022) sore.
"Katanya ribuan yang masuk sejak kemarin," ujar Lidya kepada Suara.com pada Kamis, (3/3/2022).
Lidya menyebutkan, wisatawan asing tidak hanya terpusat di Gili Trawangan saja, tetapi juga menyebar di tiga gili.
"Kalau hotel-ku yang di Trawangan nggak terlalu, tapi menyebar lah mereka. Gili Air ini yang ramai, hotel yang di Gili Air fully booked sejak kemarin," katanya.
Lidya juga mengakui, menjelang Hari Raya Nyepi, turis dari Bali memang lazim memilih ke Lombok.
"Wajar ya, setiap tahun seperti itu. Nyebrang ke gili karena paling dekat juga kayaknya."
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Banyak Warga Israel Buka Bisnis di Bali? Ini Respons Gubernur Koster
-
BRImo Makin Diminati, 49,7 Juta Pengguna Catat Transaksi Rp4.166 Triliun
-
Empat Jam Terombang-ambing di Laut, Tangis Aula Pecah Saat Menemukan Sahabatnya Tak Bernyawa
-
Update Kebakaran KMP Putri Yasmin: Korban Selamat Terus Bertambah, 39 Penumpang Baru Tiba di Lembar
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Temukan 5 Perahu Karet Tanpa Awak di Lokasi