Chandra Iswinarno
Kamis, 03 Maret 2022 | 17:37 WIB
Suasana Gili Matra di Lombok, NTB yang dipadati pengunjung saat Perayaan Hari Raya Nyepi di Pulau Bali. [Suara.com/Lalu Helmi]

SuaraBali.id - Perayaan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Caka 1944 di Bali pada Kamis (3/3/2022) berdampak positif pada geliat wisatawan di Pulau Lombok. Lantaran, wisatawan asing beramai-ramai menyeberang ke pulau tersebut untuk berlibur.

Dari sekian banyak destinasi wisata di Lombok, tempat wisata Gili Matra (Meno, Trawangan, Air) Lombok, Nusa Tenggara Barat dipadati wisatawan asing sejak Rabu (2/3/2022) sore hingga Kamis (3/3/2022) pagi.

Tren tersebut memang lazim terjadi setiap tahun saat Perayaan Nyepi di Bali, lantaran para wisatawan asing memilih menghindari kondisi sepi saat Perayaan Nyepi.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi mengatakan, menjelang Hari Raya Nyepi wisatawan dari Pulau Bali banyak yang datang ke tiga gili.

"Kita dilaporkan memang dua hari belakangan ini ada peningkatan jumlah penumpang yg menyebrang ke Bangsal dari Pulau Bali," kata Kadispar NTB Yusron Hadi kepada Suara.com pada Kamis, (3/3/2022).

Dari data yang diterima, penyeberangan dari Pelabuhan Padangbai menuju Gili pada Rabu (2/3/2022) yakni, Ostina 110 pax, Eka jaya 190 pax, Eka jaya 181 pax, Prabu 61 pax, Eka jaya 183 pax, Blu water 62 pax. Data ini terus mengalami penambahan.

Yusron menyebut, kondisi tersebut tak bisa dilepaskan adanya faktor dibukanya rute penerbangan luar negeri ke Pulau Bali.

"Mungkin ada pengaruh pembukaan rute luar negeri ke Bali," katanya.

Terlepas dari itu, Yusron mengemukakan sinyal baik tersebut mesti terus ditingkatkan. Apalagi, dua pekan mendatang ada gelaran MotoGP, sehingga dunia pariwisata NTB dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-sebaiknya.

Baca Juga: Khidmatnya Perayaan Nyepi Umat Hindu di Lombok, Pulau Seribu Masjid

Sementara itu pekerja di Singosari Hotel Gili Mantra, Lidya membenarkan peningkatan kedatangan wisatawan luar negeri sejak Rabu (2/3/2022) sore.

"Katanya ribuan yang masuk sejak kemarin," ujar Lidya kepada Suara.com pada Kamis, (3/3/2022).

Lidya menyebutkan, wisatawan asing tidak hanya terpusat di Gili Trawangan saja, tetapi juga menyebar di tiga gili.

"Kalau hotel-ku yang di Trawangan nggak terlalu, tapi menyebar lah mereka. Gili Air ini yang ramai, hotel yang di Gili Air fully booked sejak kemarin," katanya.

Lidya juga mengakui, menjelang Hari Raya Nyepi, turis dari Bali memang lazim memilih ke Lombok.

"Wajar ya, setiap tahun seperti itu. Nyebrang ke gili karena paling dekat juga kayaknya."

Load More