SuaraBali.id - Taman Eden 100 merupakan salah satu obyek wisata yang beralamat lengkap di Desa Sionggung Utara, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Taman ini berada di atas ketinggian sekitar 1.100 hingga 1.750 meter di atas permukaan laut.
Pemilik taman ini adalah Marandus Sirait. Asal muasal didirikannya Taman Eden 100 ini adalah berangkat dari kegelisahannya terhadap kemiskinan masyarakat dan kerusakan lingkungan hidup.
Atas dasar itulah, Marandus kemudian pulang ke kampung halamannya dan mendirikan Taman Eden 100.
Untuk nama Taman Eden 100 ini berasal dari kakak penggagas taman yang menanam 100 jenis tanaman pada saat pendiriaannya. Namun, kini Taman Eden 100 yang berada di atas lahan 40 hektar itu memiliki pohon yang ditanam sekitar 7 ribu pohon.
Berikut informasi mengenai jam buka atau operasional, info harga tiket, aktivtias yang bisa dilakukan di Taman Eden 100, dan fasilitas yang tersedia di tempat ini, sebagaimana dirangkum SuaraBali.id dari berbagi sumber.
Adapun penjelasannya adalah sebagai berikut:
Untuk mengunjungi taman yang berjarak sekitar 17 KM dari Parapat, salah satu kota kecil yang berada di tepi Danau Toba ini, pengunjung musti mengerti jam buka atau operasionalnya. Yaitu mulai dari jam 08.00 WIB hingga 18.00 WIB pada setiap harinya.
Adapun tiket masuk ke Taman Eden 100 ini terbilang cukup murah, karcis masuk dibanderol Rp 7 ribu.
Karcis parkir motor Rp 5 ribu dan karcis mobil Rp 10 ribu. Biaya tersebut sudah termasuk biaya parkir kendaraan dan akses ke beberapa obyek wisata.
Baca Juga: Daya Tarik Taman Nasional Baluran, Afrika Kecil di Timur Pulau Jawa
Beberapa aktivitas wisata berikut ini bisa dilakukan di Taman Eden 100, yaitu:
- Menikmati keindahan dan kesegaran air terjun.
- Bersantai dan menikmati menu makanan dan minuman di cafe bernama Shacky House.
- Memetik buah jeruk, yang dulunya merupakan memetik buah strobery.
- Melakukan camping di tempat ini. Bisa membawa alat sendiri dengan membayar biaya camping sebesar Rp 15 ribu per orang.
Beberapa tips saat berkunjung ke tempat ini di antaranya:
- Membawa kamera terbaik untuk melakukan sesi pemotretan
- Tidak merusak tumbuhan saat berkunjung ke tempat ini,
- Ikut berperan penting dalam menjaga kebersihan dan ikut andil dalam melestarikan tumbuhan saat berada di tempat ini.
Fasilitas yang tersedia di tempat ini meliputi, toilet area parkir, toko oleh – oleh, penginapan, musholla, wahana permainan, dan tempat sampah. Jadi bisa dibilang, obyek wisata Taman Eden 100 ini sudah lengkap.
Kontributor : Agung Kurniawan
Berita Terkait
-
Terus Berkurang, Pasien OTG Covid-19 di Graha Wisata TMII Tersisa 21 Orang
-
9 Daftar Aktivitas Wisata di Taman Ghanjaran, Lengkap dengan Harga Tiket Masuk dan Fasilitasnya
-
Taman Ismail Marzuki, Tempat Wisata Seru Sekaligus Edukasi di Pusat Jakarta
-
Daya Tarik Taman Nasional Baluran, Afrika Kecil di Timur Pulau Jawa
-
Longsor Melanda Wisata Desa Rahtawu Kudus, Dua Wisatawan Tertimpa Material, Begini Kondisinya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis