SuaraBali.id - Dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia mulai melayani rute penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, menuju Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dibukanya rute penerbangan itu juga turut diselaraskan dengan momentum gelaran event internasional di Lombok, yakni MotoGP yang akan dilaksanakan pada Maret mendatang di KEK Mandalika.
"Pengoperasian rute penerbangan Surabaya-Lombok mulai pertengahan Februari 2022, selaras dengan komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia dalam mendukung pengembangan KEK Mandalika yang menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas nasional," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, Rabu (17/2/2022).
Adapun layanan penerbangan Surabaya-Lombok tersebut dilayani dua kali setiap minggu. Yaitu pada Kamis dan Minggu dengan nomor penerbangan GA 440 yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya pada pukul 09.55 WIB, dan tiba Bandara Internasional Lombok pada pukul 12.00 WITA.
Penerbangan ke Surabaya dilayani dengan GA 441 diberangkatkan dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada pukul 12.45 WITA, dan tiba di Bandara Internasional Juanda pada pukul 12.55 WIB.
Pembukaan rute Surabaya-Lombok tersebut juga merupakan bentuk partisipasi aktif Garuda Indonesia sebagai national flag carrier dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi di berbagai destinasi Garuda Indonesia, baik melalui sektor perekonomian daerah maupun pariwisata setempat.
"Sebagai salah satu wilayah pengembangan kawasan ekonomi khusus, dibukanya rute penerbangan Surabaya-Lombok, kami harapkan dapat mendukung langkah akselerasi pemulihan ekonomi di Lombok melalui aksesibilitas layanan penerbangan dari kota besar di Indonesia," ujarnya.
Irfan menambahkan dalam upaya memenuhi kebutuhan aksesibilitas layanan penerbangan menuju Lombok jelang gelaran MotoGP, Garuda Indonesia secara berkala akan terus melihat perkembangan trend pergerakan penumpang menuju Lombok. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya kebutuhan penambahan frekuensi dari rute-rute yang dilayani Garuda Indonesia dengan destinasi tujuan Lombok.
Upaya pengembangan jaringan penerbangan melalui rute Surabaya-Lombok, juga diselaraskan dengan implementasi protokol kesehatan yang dilaksanakan secara konsisten dan maksimal pada seluruh lini operasional Garuda Indonesia.
"Kami juga secara intensif melaksanakan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan seluruh kriteria dan syarat penerbangan terpenuhi dan protokol kesehatan terimplementasikan secara konsisten dalam upaya untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang seamless bagi para pengguna jasa," ucap Irfan.
Dengan dilayaninya penerbangan Surabaya-Lombok, saat ini Garuda Indonesia melayani sedikitnya sembilan rute penerbangan dari dan menuju Lombok setiap minggunya yang diberangkatan dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta dan Lombok. Adapun layanan penerbangan tersebut dioperasikan dengan menggunakan armada B737-800 berkapasitas 12 bisnis dan 141 ekonomi. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar