"Pelanggaran yang bisa tertangkap oleh ETLE merupakan jenis pelanggaran kasat mata diiantaranya melanggar marka dan tidak menggunakan helm," tuturnya
Mulai saat ini, masyarakat diimbau lebih mematuhi aturan tata tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan sesama pengguna jalan.
"Harapannya dengan diterapkannya tilang elektronik ini pengguna jalan lebih dalam berlalulintas, oleh karena itu sosialisasi penting dilakukan," harapnya.
Untuk tambahan informasi, bahwa ETLE tahap pertama sudah di-launching secara nasional pada Selasa (23/3/2022) lalu. ETLE merupakan salah satu program prioritas Kapolri karena di era 4.0 perlu mengikuti perkembangan jaman dalam memanfaatkan teknologi.
Tak Masalah Asal Transparan
Penerapan ETLE mendapat sambutan beragam dari warga di Kota Denpasar Bali, Yunita Sari (33) mengaku tidak mempersoalkan penerapan ETLE, menurutnya yang terpenting ialah sistem dapat berjalan dengan jelas dan transparan.
"Tidak masalah tilang elektronik, toh kembali ke diri kita masing-masing mau tertib berlalu lintas atau tidak, kalau tidak mau rugi dan merugikan pengguna jalan lain ya memag harus tertib, kalau toh ada pelanggaran kan dengan tilang elektronik ada bukti foto dan siapa yang melakukan," paparnya.
Sementara itu, Husnul (24) warga Glogor Carik Denpasar, mengaku belum mengetahui banyak tentang tilang elektronik tersebut, namun dirinya mempertanyakan apabila pelanggaran dilakukan oleh pihak lain yang tidak sesuai STNK.
"Kalau misal sepeda motor sedang dipinjam oleh teman, lalu mungkin ada pelanggaran, tahu-tahu saya yang dapat surat tilang, harus seperti apa ya, terus mengurusnya belum tahu caranya, tapi ya saya berusaha tertib lalu lintas," katanya.
Kontributor : Yosef Rian
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai