Warga lokal Mandalika asyik menonton tes pramusim MotoGP Mandalik dari atas bukit berdampingan dengan kuburan, Jumat (11/2/2022). [Foto : Suara.com/Lalu Muhammad Helmi Akbar]
“Cuma kita tidak bisa lihat sisi timur karena ini kan berada di depan paddock,” kata Halim.
Selama event tes pramusim MotoGP, kata Halim, PT Indonesia Tourism Development Corporation dan Mandalika Grand Prix Association melarang penonton hadir di area Sirkuit Mandalika.
Di sisi lain, Halim mengaku tidak punya cukup uang untuk membeli tiket masuk tribun penonton balapan MotoGP. Tiket balapan MotoGP dipatok seharga Rp115 ribu hingga termahal mencapai Rp10 juta.
“Saya tidak punya uang kalau untuk masuk ke sirkuit harus bayar tiket MotoGP, jadi selama tes pramusim ini lebih baik nonton di atas bukit Montong,” ujar Halim.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar