SuaraBali.id - Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi selama tes pramusim MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok, Nusa Tenggara Barat. Hal ini dikemukakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Selama tiga hari ke depan cuaca pada umumnya cerah berawan-hujan ringan hingga sedang," kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Gede Dedy Krisnawan, Jumat (11/2/2022).
BMKG memperkirakan cuaca pada tanggal 11 Februari pagi hari cerah berawan-berawan, siang hari berawan-hujan sedang, malam hari berawan- hujan ringan dan pada dini hari cuaca berawan.
Selanjutnya pada tanggal 12 Februari cuaca pada pagi hari yakni cerah berawan-berawan, siang hari berawan - hujan ringan, malam hari berawan- hujan sedang dan dini hari berawan.
"Pada tanggal 13 Februari cuaca pada pagi hari cerah berawan-berawan, siang hari hujan ringan-hujan Lebar, malam hari berawan- hujan sedang dan caca pada dini hari cerah berawan-berawan," katanya.
BMKG juga mengimbau warga untuk waspadai adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Bima, Kota Bima, dan Dompu.
"Potensi hujan terjadi pada siang hingga dini hari," katanya.
Sirkuit Pertamina Mandalika Lombok telah siap digunakan untuk balapan tes pramusim MotoGP mulai tanggal 11-13 Februari 2022. Dimana sebelumnya para pembalap MotoGP melakukan tes pramusim di Sirkuit Sepang Malaysia.
Para pembalap akan melintasi Sirkuit Mandalika yang memiliki 17 tikungan dengan pajang lintasan 4,3 kilometer mulai pukul 09:00 wita hingga 17:00 Wita selama tiga hari. (ANTARA)
Berita Terkait
-
KPK Geledah Kantor Bupati Lombok Barat hingga PUPR, Sita Dokumen dan Alphard
-
KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Lombok Barat, Buntut OTT Lalu Ahmad Zaini
-
KPK Obok-obok Honda HR-V Milik Istri Bupati Lombok Barat, Apa yang Dicari?
-
KPK Sita Mobil Alphard Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan