SuaraBali.id - Puluhan ekor tukik jenis sisik dan lekang di Pantai Sanur, Denpasar, Bali. Hal ini dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali bersama Dharma Wanita Persatuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Menurutnya, semakin tua usia penyu maka semakin besar dorongan untuk bertahan. Namun, di sisi lain biaya pakan juga terlalu besar kalau ditahan terlalu lama.
"Ada 40 ekor yang terdiri dari dua jenis yaitu pertama jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) sebanyak 29 ekor masing masing berumur dua hari 10 ekor, berumur tiga bulan sembilan ekor dan berumur lima bulan 10 ekor. Jenis kedua adalah jenis Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) berumur 13 hari 11 ekor," kata Kepala BKSDA Bali R. Agus Budi Santosa dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Kamis (21/1/2022).
Menurutnya juga di beberapa literatur juga menyebutkan sebaiknya dilepas sebelum umur enam hari. Hal itu karena penyu masih punya cadangan sampai umur enam hari.
Penyu tidak perlu makan akan tetapi setelah di laut dia akan mengenali makanan makanan di habitat aslinya.
Ia menekankan tujuan dari pelepasan itu sebenarnya untuk aspek konservasi, guna menambah ketersediaan penyu.
"Karena kita ingin Pulau Bali ini kembali seperti 20-30 tahun yang lalu menjadi surganya untuk penyu bertelur. Sekarang ini kan mulai banyak aktivitas yang memanfaatkan garis pantai sehingga penyu sekarang juga mulai enggan untuk bertelur," katanya.
Hal tersebut kerap menjadi masalah karena lokasi penyu di pantainya disertai lampu.
"Padahal kalau penyunya tidak gelap kan tidak mau datang bertelur. Selain itu, suara nyaring, bising, juga penyu tidak mau," katanya.
Dia mengatakan beberapa tempat di bibir pantai itu kemudian diberi bangunan untuk pemecahan ombak.
"Kalau sudah dikasih bangunan pemecah ombak kan penyu tidak bisa bertelur karena pasirnya sudah tidak ada lagi," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel
-
BRI Catat 43% Karyawan Perempuan, Capai 36.000 dari Total 86.000 Pekerja
-
Tiga Perempuan Dalam Jajaran Pemimpin BRI Cetak Prestasi di Infobank 500 Most Outstanding Women 2026