SuaraBali.id - Ada robot transformer dilibatkan dalam vaksinasi covid-19 anak di wilayah Tabanan. Polsek Selemadeg Timur melibatkan robot Transformer dalam pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun tahap dua pada Selasa (18/1/2022).
Sebelumnya seorang badut selalu diajak dalam kegiatan gerai vaksinasi. Hal ini diperuntukkan hiburan siswa dan menghilangkan rasa takut akan suntik.
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Luh Komang Sri Subakti menjelaskan, di lokasi gerai vaksin, robot Transformer ini setia menemani para siswa, bahkan ada di antaranya yang menyempatkan diri foto selfie sekaligus menghibur siswa.
"Agar anak-anak tidak takut pada saat divaksinasi. Kita menghadirkan robot Transformer sebagai hiburan para siswa,” ujarnya sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Adapun robot transformer itu menggandeng pihak ketiga, dimana robot ini kerap digunakan untuk acara di mall dan kegiatan lainnya.
"Karena kebetulan rekanan jadi sekaligus mempromosikan dan memberikan rasa nyaman pada anak. Maksimal hanya bisa satu jam di dalam kostum," jelasnya.
Dengan kehadiran badut ataupun robot di tiap kegiatan gerai vaksin anak, tentunya sangat membantu capaian target sasaran vaksinasi. Lantaran anak anak tidak akan takut dengan vaksinasi.
"Selama ini anak anak tahu tentang transformer hanya di televisi saja, sekarang masuk sekolah, intinya mereka tidak takut vaksin dan lupa sakit vaksin," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Kasus Santri Dibakar Teman, Kejari Lombok Tengah Beri Bantuan
-
Polwan Rizka Sintiani Bunuh Suami Berbelit-belit di Persidangan, Jaksa: 14 Tahun Penjara!
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker 2026
-
Wali Kota Mataram Tidak Mau Memberi Ruang Kelompok LGBT
-
Kantin Sekolah Jadi Dapur MBG, Ini Alasan BGN