SuaraBali.id - Seorang tukang bersih pantai yang merupakan warga Banjar Batu, Pererenan, Mengwi, I Ketut Sukarina terus berusaha mencari penghasilan di tengah sepinya kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Pantai Pererenan, Badung Bali.
Pandemi Covid-19 di Bali berpengaruh pada upah diterima sebagai tukang bersih-bersih areal pantai Pererenan. Namun demikian dirinya tidak mau menyerah begitu saja.
Demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga sehari-sehari, Sukarina mencoba keberuntungan dengan nyambi berjualan es kelapa muda di areal masih di sekitar pantai Pererenan tersebut.
Hasil berdagang tersebut menurutnya, telah mampu menambah kekurangan pemotongan upah sebagai tukang bersih-bersih pantai.
"Ya, sudah syukur masih dipekerjakan meskipun pendapatan sedikit berkurang dari sebelum pandemi ini," jelasnya di sela aktivitasnya melayani pembeli.
Ayah dua anak ini mengaku dari pendapatan jualan es kelapa muda setidaknya ada tambahan untuk uang dapur atau lauk sehari-hari.
"Ya, bisalah menambah uang saku atau uang makan sehari-hari keluarga sampai saat ini," ucapnya.
Selain itu Pria yang mengaku sejak pandemi menerpa mencoba berdagang es kelapa muda ini juga menyambi sebagai security di salah satu usaha Mall di sekitar desa setempat. Dia menambahkan, selama membersihkan areal di sepanjang pantai sampah plastik masih saja ditemui terhempas ombak pada hari-hari tertentu. (beritabali.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total