“Harapan kami mohon dinas yang bertanggung jawab disegerakan bersihkan limbah medis ini pada tempatnya. Jangan dibiarkan di pemukiman seperti ini,” sambungnya.
Sebelum menjadi SLB Negeri 2 Mataram, lokasi tersebut merupakan gedung Balai Kesehatan Mata Masyarakat (BKMM) NTB atau RS Mata.
Pihak kepolisian sudah memanggil pihak RS Mata ke lokasi. Utusan dari RS Mata mengatakan, sebelum pindah menempati eks gedung RSUP NTB, pihaknya sudah membersihkan semua limbah medis.
Kasus tersebut kini tengah dalam tahap penyelidikan oleh aparat kepolisian Polres Mataram.
Terpisah, Kepala Sekolah SLBN 2 Mataram, Winarna yang dihubungi Suara.com berharap agar sampah yang menumpuk di sekolah tersebut dapat dibersihkan sebelum siswa masuk sekolah. Ia juga berterima kasih terhadap berbagai pihak yang telah memberikan atensi terhadap hal ini.
"Kita dari sekolah berharap agar sampah tersebut dapat selesai dipindahkan sebelum siswa masuk sekolah," katanya.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar