SuaraBali.id - Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat telah mulai memanfaatkan lapak pedagang kaki lima (PKL). Proyek ini akan tuntas dikerjakan awal Desember 2021.
"Fasilitas publik yang tersedia di Bandara Lombok telah dilengkapi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata Humas," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Arif Haryanto di Praya, Rabu (29/12/2021).
Ada 90 unit dari jumlah PKL yang terdata di Bandara Internasional Lombok dan sebanyak 60 pedagang, sehingga semua PKL yang berjualan di bandara ini bisa ditampung semua.
"Dari data PKL yang ada telah melebihi lapak yang kita siapkan. Sedangkan untuk anggaran pembangunan lapak tersebut Rp4 miliar," katanya.
Lapak ini dibangun di sisi barat areal parkir kendaraan roda dua maupun roda empat. Dengan dibangunya lokasi ini diharapkan para PKL bisa berjualan dengan tertib supaya tidak mengganggu keamanan dan di area bandara.
"Semoga kedepan para PKL ini lebib tertib," katanya.
Selain itu untuk meningkatkan pendapatan para PKL itu, Bandara Lombok telah menyediakan anjungan khusus penjemputan dan pengantaran penumpang pekerja migran indonesia (PMI) dan jemaah umroh yang ada di sebelah barat dekat dengan kargo bandara.
Oleh sebab itu ia mengimbau kepada masyarakat yang akan mengantar atau menjemput sanak keluarganya yang akan berangkat atau tiba di Bandara Lombok agar dapat menuju ke anjungan.
"Fasilitas publik lainnya yang telah dilengkapi yakni gedung parkir dua lantai untuk kendaraan roda dua dan pelataran parkir minibus," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports
-
Bandara Lombok Dipadati Penumpang, Efek Penutupan Soetta
-
Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan
-
APKLI Ganti Nama Jadi APKLI Merah Putih, Dukung 5 Program Prioritas Prabowo
-
Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang