SuaraBali.id - Tim Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Kota Mataram mengusut penyebab limbah medis menumpuk dan berserakan di sekitar areal bekas Gedung Balai Kesehatan Mata Masyarakat atau BKMM Nusa Tenggara Barat.
Kepala Satreskrim Polresta Mataram, Kompol Kadek Adi Budi Astawa menjelaskan, pengusutan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mengungkap peran penanggung jawab dari adanya limbah medis berserakan di situ.
"Kalau memang ada kesengajaan, didiamkan begitu saja, tentunya itu bisa mengarah ke unsur pidana," kata Kadek di Mataram, Kamis (23/12/2021).
Upaya awal untuk mengungkap hal itu dia telah memerintahkan anggota untuk mendata jenis obat dan bekas peralatan medis yang bercampur menjadi limbah itu. "Kemarin kami langsung data bersama DLHK. Dari data diketahui ada lima jenis obat-obatan yang berserakan di limbah medis itu, ada juga botol bekas cairan kimia, infus, dan bekas suntikan," ujarnya.
Namun ada hal yang mengagetkan dari hasil pendataan, polisi tidak hanya menemukan jenis obat-obatan yang habis masa kedaluwarsa, namun ada juga ditemukan yang masa kedaluwarsa-nya baru habis pada 2022.
"Kok bisa ada barang yang belum habis masa kedaluwarsa-nya bercampur di limbah itu. Jadi, itu yang kami kejar," ucap dia.
Berangkat dari temuan itu dia memastikan anggotanya akan mengagendakan permintaan klarifikasi kepada para pihak terkait. "Kami panggil nanti dinas terkait, BKMM NTB, Dinas Kesehatan NTB, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup dan juga SLB Negeri 2 Mataram yang kini menempati gedung itu," tuturnya.
Namun demikian, dia menegaskan, mereka akan mendahulukan perihal penanganan limbah medis yang kini menjadi ancaman gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar maupun SLB Negeri 2 Mataram itu.
"Yang jadi prioritas kita itu keberlangsungan proses belajar mengajar di sana, karena awal Januari 2022, mereka (SLB Negeri 2 Mataram) sudah mulai. Jadi bagaimana sekarang tempat itu aman, bersih dan pihak sekolah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar," kata dia. (Antara)
Baca Juga: Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Akan Diawasi Ketat Pada Periode Nataru 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Satu Santri Tewas Dibakar, Satu Guru Tersangka Kejahatan Seksual di Pesantren
-
Viral Video 3 Santri Dibakar di Lombok, Satu Meninggal
-
Malam Hari Tiba-tiba Dingin? BMKG Jelaskan Fenomena 'Bediding' yang Viral
-
Bali United Akhiri Kerja Sama Peminjaman Yusuf Meilana
-
Kasus Vila Sekotong Lombok: 30 Warga Australia Rugi Rp86,5 Miliar