SuaraBali.id - Lokasi tempat terjadinya kapal karam pada Rabu (15/12/2021) telah didatangi oleh KJRI Johor Bahru guna mencari dokumen berisi identitas para penumpang kapal karam di Tanjung Balau, Kota Tinggi, Malaysia.
Berdasarkan informasi terbaru dari Imigrasi KJRI Johor Bahru, Kamis (16/12/2021) satgas mendapat setidaknya 11 dokumen identitas yang diduga milik korban kecelakaan. Dimana beberapa dokumen yang ditemukan seperti paspor, Surat Izin Mengemudi, surat bukti tes PCR, foto kopi kartu keluarga, kartu sertifikat vaksin, dan boarding pass penerbangan.
Selain itu pihak KJRI juga akan menemui Ketua bagian Forensik HIS Dr Zubair untuk mengambil dokumentasi foto dan identifikasi ciri-ciri jenazah yang ditemukan sebelumnya.
Satgas berencana melakukan memverifikasi dan mendata informasi atas kronologi kecelakaan laut kepada korban selamat dan menghubungi pihak keluarga korban di Indonesia.
Seperti diketahui Rabu pagi (15/12/2021) Maritime Rescue Sub Centre (MRSC) Johor Bahru Malaysia menginformasikan penemuan kembali lima jenazah korban kapal karam yang membawa 50 penumpang di Tanjung Balau.
Kapal tersebut diduga karam saat menurunkan penumpang di sekitar perairan Tanjung Balau akibat dihantam ombak besar saat cuaca buruk.(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak