SuaraBali.id - Sebuah kapal yang mengangkut puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI)/TKI ilegal menuju Malaysia karam di Pantai Tanjung Balau, Bandar Penawar, Johor, Malaysia. Kapal ini ditemukan petugas dan ditemukan pula barang-barang milik korban bot pancung tersebut.
Korban jiwa pun banyak ditemukan dalam kapal tersebut.
Diberitakan oleh media Malaysia, yaitu Berita Harian. Media ini melaporkan ada 60 ‘pendatang haram’ yang diangkut kapal bermesin tempel 4 tersebut.
Diantara barang-barang yang ditemukan
Salah satu barang tampak sebuah bingkai foto pasangan suami istri diantara sejumlah barang yang ditemukan terdampar di tepi pantai. Selanjutnya, ada baju, pakaian dalam, tas dan barang kosmetik turut terdampar di tepi pantai tersebut.
Ada juga ditemukan kopiah hingga sajadah. Dimuat batamnews.co.id – jaringan suara.com sampai saat ini ada 10 orang ditemukan tewas, 21 selamat.
Sementara 29 lagi masih dinyatakan hilang.
Bot pancung itu karam akibat cuaca buruk di sekitar perairan itu pada pukul 4.30 dini hari waktu setempat. Operasi SAR dilakukan petugas setempat sejak pukul 08.50, untuk mencari korban yang hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen