SuaraBali.id - Belakangan, santer beredar kabar Sirkuit Mandalika juga akan menggelar event balap jet darat, Formula 1. Hal ini bukan mimpi di siang bolong.
Pasalnya, Indonesia khususnya ITDC telah mengirim delegasi ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) guna membahas kemungkinan penyelenggaraan balapan Formula 1 di Sirkuit Mandalika.
Tidak sampai disitu, pihak Formula 1 turut mengapresiasi keberhasilan event WSBK dan berharap motoGP Maret 2022 sukses.
Menurut Kadis PUPR Provinsi NTB, Ir. Ridwansyah keberhasilan penyelenggaraan motoGP 2022 nanti adalah tantangan dan sekaligus membuka peluang bagi NTB menjadi tuan rumah penyelenggaraan F1 mengingat sirkuit sepanjang 4,3 km ini telah memiliki sejumlah fasilitas yang sangat memadai untuk menjadi tuan rumah kompetisi balap mobil bergengsi tersebut.
Baca Juga: Marc Marquez Akan Datang ke Mandalika MotoGP 2022, Gubernur NTB Nyatakan Siap
“Pihak F1 sangat antusias , namun kepastian kapan F1 dipastikan digelar tergantung pada hasil evaluasi kelayakan oleh tim F1. Akan ada First Evaluation, kemudian direspons dengan proposal resmi dari penyelenggara (MGPA dan ITDC), dilanjutkan negosiasi dan kesepakatan akhir,” ujar Ridwansyah, Rabu (15/12/2021).
Ditambahkan Ridwansyah, pengalaman ITDC saat membawa MotoGP dan WSBK butuh waktu sekitar 2 tahun. Sehingga prediksi waktu yang ideal untuk Sirkuit Mandalika menjadi tuan rumah F1 adalah awal 2024.
“Karena skala F1 yang jauh lebih rumit daripada MotoGP, apalagi WSBK, pihak ITDC perlu mendapatkan arahan dan persetujuan dari Presiden agar negara bisa mendukung penuh,” terangnya.
Beberapa syarat penting juga harus disiapkan untuk menyambut event otomotif terbesar itu. Antara lain akomodasi dengan jumlah kamar hotel berbintang minimal 3.000 kamar, dimana saat ini sudah terbangun 3 hotel dan villa eksklusif (800 kamar) di sekitar Mandalika.
Selain itu dibutuhkan infrastruktur transportasi yang memadai seperti jalan dan fasilitas keselamatannya, ‘landscape’ serta dukungan logistik.
Baca Juga: Warga di Sekitar Bundaran Mandalika Nekat Bongkar Jalan : Daripada Kami Mati, Bongkar Saja
Syarat lain menurut adalah beberapa persyaratan teknis lain seperti ‘automatic signaling system’ untuk Marshall, pelebaran ‘pit garage’ dengan penggabungan garasi yang ada sekarang dan beberapa peningkatan lain di fasilitas pendukung sirkuit.
Berita Terkait
-
Sosok Stephanus Widjanarko: WNI yang Sukses Berkarier Jadi Engineer di F1
-
Berbeda dengan Indonesia, Arab Saudi Rayakan Idulfitri 1446 Hijriah Besok Minggu
-
Red Bull Resmi Tukar Liam Lawson dengan Yuki Tsunoda, Keputusan yang Tepat?
-
Tahan Imbang UEA, Timnas Indonesia U-17 Siap Tempur di Piala Asia U-17 2025
-
Lando Norris dan Oscar Piastri Siap Bersaing untuk Gelar Juara Dunia 2025
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata