SuaraBali.id - Wisata heritage dan sejarah dinilai sangat potensial untuk dikembangkan menjadi daya tarik tujuan wisata di Nusa Tenggara Barat (NTB). Terlebih saat ini ada magnet pariwisata yang begitu besar bagi NTB yakni akan menjadi tuan rumah MotoGP 2022.
"Kita punya Kota Tua Ampenan dan Cakranegara dengan Taman Mayura. Ini semua bisa dikemas menjadi paket wisata yang menarik bagi wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi pada Selasa (14/12/2021).
Menurutnya, NTB tempo dulu memiliki catatan sejarah yang luar biasa yang patut dikemas kembali untuk terus dikenang sepanjang zaman, sehingga bisa menjadi media edukasi bagi generasi mendatang.
Tiga spot/destinasi bersejarah bisa diperkenalkan/dipromosikan dalam kegiatan heritage walk meliputi Kota Tua Ampenan sebagai salah satu kota tertua yang ada di NTB dengan lokasi spot swafoto yang eksotik di bangunan bangunan tua dengan nilai sejarah tinggi.
Kota tua yang sudah ramai dikunjungi sejak abad ke 17 ini merupakan kota yang sangat menarik karena turis dapat merasakan berada di pelabuhan dan bangunan - bangunan yang telah berdiri ratusan tahun lamanya.
Wilayah Mataram dan Cakranegara merupakan destinasi selanjutnya sebagai bagian dari rute heritage tour yang menjadi lokasi pusat pemerintahan sejak zaman kerajaan Mataram serta tempat peristirahatan dan puri para raja dan keluarganya.
Saat ini, lokasi tersebut juga digunakan sebagai lokasi pemerintahan untuk kantor Gubernur dan Walikota. Wisata haritage dan sejarah sangat potensial di kembangkan sebagai sebuah tujuan wisata selain wisata alam.
Oleh karena itu, Yusron menyambut baik digelarnya kegiatan "Heritage Walk" sebagai salah satu upaya menarik wisatawan untuk datang ke NTB.
Sebelumnya, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB dan Lombok Heritage and Science Society (LHSS) menggelar kegiatan promosi pariwisata bersejarah melalui event "Heritage Walk".
Baca Juga: Tsunami Terdeteksi BMKG di Dua Wilayah NTT, Masyarakat Sempat Panik Dan Berhamburan
Ketua BPPD NTB Ari Garmono mengatakan, kegiatan promosi destinasi atau objek wisata bersejarah perlu dilakukan untuk memberikan pilihan destinasi tambahan kepada wisatawan untuk dapat menikmati bentuk wisata sejarah (heritage tourism) yang juga menjadi salah satu tren pariwisata yang cukup berkembang saat ini.
"Kegiatan ini diharapkan ke depannya dapat menjadi nilai tambah dan diversifikasi produk/objek wisata untuk wisatawan sebagai destinasi penyangga KEK Mandalika yang dapat memberikan pengalaman yang tidak ada habisnya seperti filosofi dari branding pariwisata NTB (Lombok-Sumbawa Infinite Experiences)," ujarnya.
Ari menjelaskan, heritage tourism merupakan potensi yang perlu digali untuk diversifikasi produk pariwisata NTB, selain pengembangan 99 desa wisata, sport tourism di KEK Mandalika, destinasi marine tourism dan bentuk wisata lainnya. (ANTARA)
"Heritage walk yang memperkenalkan wisata bersejarah ini juga selaras dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang mendorong destinasi untuk mengembangkan pariwisata alternatif untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dengan memberikan manfaat ekonomi pariwisata kepada masyarakat lokal serta pengetahuan baik bagi masyarakat dan turis," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader
-
Dua Tersangka Kasus Santri Terbakar Diperiksa Polisi
-
Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi
-
Operasi Senyap KPK Berlanjut, Giliran Bupati Lombok Barat Ditangkap!