SuaraBali.id - Nasib naas dialami Emanuel Setiawan Kristianto (27 tahun). Warga asal Desa Karangrejo, Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Dia tewas setelah tersengat aliran listrik saat akan memasang pitingan lampu. Peristiwa itu terjadi di mes tempat tinggal korban di Jalan Gajah Mada, Kota Singaraja, pada Minggu (12/12) pagi sekitar pukul 09.00 Wita
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya menuturkan, awalnya korban hendak menyambung kabel. Untuk memasang intalasi lampu di atas kanopi rumah mes karyawan tempat korban bekerja.
"Sebelum korban naik, meteran listrik sudah dalam posisi off namun saat dicek dengan tespen oleh korban ternyata masih ada aliran listrik di kabel," katanya.
Korban saat itu sempat diingatkan oleh temannya yang bernama Ketut Agus Gunarta untuk berhenti. Namun, korban Emanuel tetap melanjutkan dan memotong kabel dengan menggunakan tang. Naas, korban pun langsung tersengat aliran listrik hingga jatuh tersungkur.
Kejadian itu diketahui Agus Gunarta. Ia langsung masuk ke rumah memastikan aliran listrik mati. Para rekan korban pun lansung membantu menurunkan korban dari atas atap. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polres Buleleng. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.
Tetangga korban, Kadek Sudarmini, 33, saat ditemui di lokasi menyampaikan, sebelum kejadian naas itu, korban yang akrab disapa Wawan pernah bercerita akan melamar kekasihnya pada akhir bulan ini. Namun, koni Wawan harus berrpisah dengan calon istrinya untuk selamanya.
"Yang bersangkutan masih muda, bilang ke saya mau lamaran akhir bulan ini," katanya.
Menurut Sudarmini, rumah tersebut memang dimanfaatkan sebagai mes. Korban merupakan penghuni baru di mes tersebut.
Baca Juga: Kue Alie, Jajanan Khas Jembrana Mirip Wajik yang Cocok Dinikmati Bersama Kopi
"Baru seminggu tinggal di sini, Saat kejadian itu penghuni rumah sedang ramai. Dia saat itu ingin membenarkan lampu. Saat kesetrum korban masi ada di atas atap," tutup Sudarmini.
Kini jenazah Emanuel sudah dibawa ke RSUD Buleleng, Singaraja. Kejadian ini pun ditangani oleh SPKT Polres Buleleng. Rencananya, jenazah akan dipulangkan ke daerah asalnya di Kota Semarang, Jawa Tengah oleh pihak perusahaan tempatnya bekerja, dengan menggunakan Ambulance Jenazah Yayasan Muhammadiyah Buleleng.
Kontributor: Ahmad Muzakky
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Mau Mendaki Gunung Rinjani? Wajib Tahu 5 Aturan Baru Ini
-
Korupsi Sarung dan Mukena, Legislator Lombok Barat Dituntut 2 Tahun Penjara
-
Hery Gunardi: Perbankan Nasional Tetap Sehat dan Siap Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
BRI Consumer Expo 2026 Siap Manjakan Pengunjung dengan Promo Finansial dan Hiburan Spektakuler
-
Waspada! Fenomena 'Super New Moon' Ancam Pesisir Bali, Cek Daftar Wilayah Terdampak