SuaraBali.id - Sekaa Teruna Bina Warga (STBW) Banjar Mas, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar, Bali kembali menggelar event olahraga Gowes for Love. Gowes for Love menjadi salah satu cara menjaga imunitas tubuh sekaligus sebagai penggalangan dana membantu biaya Ngaben Ngerit.
Kegiatan di bidang olahraga sepeda itu akan digelar pada Minggu tanggal 19 Desember 2021 berlokasi di Lapangan Jaba Pura Masceti, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Bali.
Event olahraga ini digelar di tengah pandemi covid 19. Bukan berarti untuk melanggar protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah. Sebab pihaknya menggelar event dengan menganjurkan peserta agar tetap mentaati prokes.
"Event ini tentu sangat membantu dalam menjaga imun tubuh agar tetap terjaga. Karena olahraga sepeda, selain membuat pikiran fresh juga meningkatkan stamina tubuh, terutama jantung. Terlebih jalur sepeda yang kami akan lewati sebagain besar adalah pemandangan alam, apalagi Ubud disebut sebagai ubad (obat,red)," jelas Ketua Panitia Gowes For Love, I Wayan Putra Arimbawa, Kamis (9/12/2021) sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Ada tiga rute yang akan dilalui oleh event olahraga ini yaitu khusus pengguna sepeda Mountain Bike (MTB) terdiri dari jalur 30 kilometer, dan jalur 12 kilometer. Sementara untuk pengguna Road Bike (RB) disediakan jalur 20 kilometer.
"Gowes For Love tahun ini tidak jauh beda dengan yang sudah berjalan pada tahun 2019. Bedanya hanya saat ini kami tekankan peserta untuk sama-sama mentaati prokes. Bahkan hadiahnya juga sama satu unit sepeda motor, sepeda gayung dan hadiah hiburan lainnya," jelas Arimbawa.
Selain untuk olahraga, dia juga mengaku event kali ini digunakan untuk penggalian dana persiapan Ngaben Ngerit yang akan berlangsung tahun depan.
"Event ini dalam proses menumbuhkembangkan kembali kreatifitas dan gairah pemuda di masa pandemi. Tapi juga persiapan untuk ngaben ngerit yang dijadwalkan tahun depan," jelasnya.
Terpisah anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gianyar, Ni Nyoman Etty Yuliastuti sangat mendukung kegiatan anak muda di Desa Sayan tersebut. Sebab di tengah pandemi tetap melakukan program - program yang bertujuan untuk meningkatkan semangat organisasi dan positif guna menjaga imun tubuh.
Baca Juga: Penglipuran Village Akan Kembali Digelar Mulai 7-11 Desember 2021
Tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Meski wilayah Desa Sayan ada di perbatasan antara Kabupaten Gianyar dengan Badung bukan berarti minim inovasi. Justru inovasi -inovasi dalam menjaga imun tubuh tetap terjaga di tengah pandemi ini perlu dari kalangan muda. Tentu dengan tetap memperhatikan prokes," ujar Srikandi DPRD Gianyar asal Desa Kedewatan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto