Sejumlah warga mendorong sepeda motornya melewati banjir di Dusun Kebon Lauk, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/12/2021). Banjir yang terjadi karena hujan lebat dan luapan air Sungai Meninting di wilayah Gunungsari tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga terendam. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wsj
Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit yang ditemui di lokasi mengakui timnya sempat kesulitan tembus ke pusat banjir, terutama di beberapa blok perumahan Bhayangkara Residence.
“Ini akibat derasanya banjir. Jadi sulit ditembus,” ujarnya.
Begitu juga perahu karet yang diterjunkan oleh Tim SAR gabungan belum bisa menerobos banjir.
“Ada beberapa blok yang belum bisa kami evakuasi saat ini. Kenadalanya karena arus banjir sangat deras. Perahu mesin sekarang belum bisa terobos. Tapi, sekarang 2 perahu yang bermesin lebih kuat sedang menuju ke sini,” sebutnya.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa
-
Begini Cara Buronan Interpol Samarkan Diri Jadi Turis di Bali
-
Buronan Paling Dicari di Eropa Bersembunyi di Bali
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!