Bermain dan belajar gendang beleq, kata Rifky, tak hanya soal memainkan alat musik, tetapi ada kebanggaan tersendiri ketika menabuh alat musik tradisional itu. Sebab menurutnya, alat musik yang merupakan kesenian tradisional suku Sasak itu mesti terus dilestarikan.
“Sebetulnya bangga ya, terutama kita sebagai generasi muda suku Sasak, wajib minimal tahu dan paham soal alat musik pengadeq-adeq (warisan) dari leluhur kita,” kata Rifky.
Memang, lanjut Rifky, menurut penilaiannya, minat generasi muda untuk mempelajari gendang beleq ini masih minim. Ke depan, harapnya, diperlukan upaya yang lebih kuat guna membangkitkan kecintaan terhadap budaya warisan nenek moyang ini.
“Secara umum, masih sedikit generasi muda yang mau belajar soal ini (gendang beleq), apalagi di kota,” kata sekaha yang tergabung dalam kelompok musik tradisional Kidung Teateral Sasak (KTS) yang berdomisili di Desa Monggas, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, NTB ini.
Baca Juga: Antisipasi Omicron Saat Libur Nataru, Ini Langkah Polres Lombok Tengah
Ia juga menceritakan soal sepinya panggilan kelompoknya untuk tampil saat pandemi.
“kemarin awal-awal covid kan tidak boleh ada kerumunan, nyongkolan juga dilarang, praktis sepi waktu itu, kemarin-kemarin ini kita tampil menghibur lagi, semoga ke depan bisa rutin seperti sebelum pandemi-lah,” tukasnya.
Bagaimana? Tertarik untuk menonton tabuhan gendang beleq?
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Baca Juga: Mobil Wakil Bupati Lombok Tengah Ringsek Ditabrak, Sopir Sebut Terpental 10 Meter
Berita Terkait
-
Pedasnya Bikin Nagih, Ini 5 Kuliner Lombok yang Wajib Kamu Coba saat Liburan
-
Mobil Vs Motor di Lombok Timur: 1 Orang Tewas
-
99 Persen Mahasiswa Poltekpar Lombok Incar Kerja di Luar Negeri, Wamenpar Dukung, Tapi...
-
ASN Lombok Utara Diduga Jadi Korban Pemerasan Polisi, Arie Kriting Buka Suara
-
Arie Kriting Soroti Kasus Kematian ASN Lombok Utara yang Diduga Jadi Korban Pemerasan Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata