SuaraBali.id - Harga komoditas bahan pangan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) merangkak naik jelang Natal dan Tahun Baru. Harga komoditas yang naik drastis salah satunya adalah cabai rawit.
Harga ini ditemukan di sejumlah pasar tradisional di Kota Mataram. Harga yang awalnya Rp 28 ribu per kilogram kini naik menjadi Rp 45 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Mutawalli yang dikonfirmasi terkait kenaikan harga cabai tersebut, belum dapat memberikan jawaban pasti.
"Saya baru dengar ini. Informasi ini segera kami koordinasikan dengan tim dan akan turun langsung mencari tahu penyebab kenaikan harga cabai," katanya.
Adapun Kepala Pasar Induk Mandalika H Ismail yang dikonfirmasi di Mataram, Jumat (3/12/2021) mengatakan stok pedagang sedikit dan kenaikan ini disinyalir karena memasuki musim Hujan.
"Stok yang dibawa pedagang tidak banyak, sebab cabai merupakan komoditas pertanian yang mudah rusak dan busuk. Jadi pedagang khawatir terhadap risiko itu," katanya.
Menurutnya, kenaikan cabai rawit di Pasar Mandalika terjadi secara bertahap sejak Senin (29/11/2021). Mulai dari harga Rp28.000, naik menjadi Rp30.000, naik lagi Rp32.000 dan Jumat ini harganya menjadi Rp45.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai tersebut, katanya, juga mempengaruhi stok pasokan di Pasar Mandalika. Biasanya dalam sehari pasokan cabai rawit di atas satu ton
"Tapi, sekarang, pasokan cabai rawit di Pasar Mandalika di bawah satu ton," katanya.
Baca Juga: Antisipasi Omicron Saat Libur Nataru, Ini Langkah Polres Lombok Tengah
Ismail mengatakan, kenaikan harga cabai rawit ini murni karena stok berkurang akibat perubahan cuaca, bukan dipengaruhi karena masuknya perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.
"Kalau dipicu Natal dan Tahun Baru, kemungkinan kebutuhan pokok dan komoditas pertanian lainnya juga naik," katanya.
Sementara itu berdasarkan data daftar harga hari ini tercatat harga cabai merah keriting masih stabil yakni Rp20.000 per kilogram. Tapi cabai merah besar biasa turun dari Rp23.000 menjadi Rp22.000 per kilogram.
Harga tomat juga masih stabil yakni Rp6.000 per kilogram, bawang merah Rp17.000 per kilogram, dan bawang putih Rp22.000 per kilogram.
"Selain cabai, kami belum melihat kenaikan terhadap komoditas pertanian lainnya termasuk kebutuhan pokok lainnya," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali