SuaraBali.id - Selain wisata, ada beberapa makanan khas Sumatera yang bisa kamu cicipi jika berkunjung ke sana. Salah satunya Sumatera Utara.
Provinsi ini terletak di bagian ujung kiri atas Indonesia atau lebih tepatnya sebelah utara Pulau Sumatera. Ibu kota provinsi Sumatera Utara adalah Kota Medan.
Provinsi ini diketahui memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Provinsi ini terdapat banyak sekali landmark seperti Danau Toba, Gereja Velangkanni, Istana Maimun Medan, Rumah Bolon, Gunung Sinabung, dan Candi Bahal.
Banyaknya landmark tersebut menjadikan Provinsi Sumatera Selatan kaya akan ciri khas dan keistimewaan. Salah satu keunikan dan keistimewaan provinsi ini adalah warisan leluhurnya mulai dari pakaian adat, tarian adat, ritual keagamaan, rumah adat, legenda dan makanan khas Sumatera Utara.
Makanan khas Sumatera Utara yang sangat populer adalah Bika Ambon. Namun ternyata lebih banyak lagi makanan khas Sumatera Utara yang belum diketahui.
Oleh karena itu, untuk mengenal lebih lanjut, berikut makanan khas Sumatera Utara.
1. Saksang
Saksang adalah makanan khas Sumatera Utara dengan bahan dasar daging kerbau. Saksang dibuat dengan santan dan bumbu rempah seperti jahe, merica, ketumbar, cabe, bawang merah, sereh, salam, bawang putih, dan lain sebagainya. Saksang mirip seperti tongseng tetapi kuahnya lebih encer.
2. Arsik
Arsik adalah makanan khas Sumatera Utara yang berbahan dasar ikan mas. Ikan mas merupakan ikan yang sangat mudah ditemui di daerah ini. Ikan mas dihidangkan dengan bumbu pedas manis dari rempah-rempah yakni merica khas Batak.
3. Kidu-kidu
Kidu-kidu merupakan makanan unik dari etnis Karo. Makanan khas sumatera ini memang istimewa karena berbahan dasar ulat sagu. Ulat sagu yang sudah mati memiliki kandungan asam amino yang tinggi lebih daripada telur. Kemudian dicampur dengan rempah-rempah khas Sumatera Utara yang menghasilkan rasa gurih dan lezat.
Baca Juga: 5 Makanan Khas Bali yang Terkenal, Ada Sate Lilit hingga Ayam Betutu
4. Silio Guro
Silio Guro adalah makanan khas Nias yang mirip dengan pepes. Silio guro dibuat dengan daging giling yakni daging ikan atau ayam. Daging tersebut kemudian dicampur dengan rempah dan santan. Selanjutnya dibungkus dengan daun pisang dan dibakar.
5. Trites
Trites merupakan makanan khas Sumatera Utara yang sangat unik dan langka. Makanan ini adalah rerumputan yang ada dalam badan kerbau, kambing, atau sapi tetapi bukan dari usus besar. Makanan ini dianggap sebagai makanan herbal untuk meredakan sakit perut.
6. Itak Poul-Poul
Itak poul-poul merupakan makanan khas Sumatera Utara yang berbahan dasar tepung. Namanya sendiri berarti tepung yang dikepal. Tepung yang digunakan adalah tepung beras. Itak poul-poul akan disajikan dengan kelapa parut, garam, dan gula merah.
7. Ci Cong Fan
Ci Cong Fan merupakan makanan khas Sumatera Utara yang mirip dengan kwetiau. Ci Cong Fan terbuat dari tepung beras dan pati gandum. Ci cong fan akan dihidangkan dengan kuah kecap asin dan sambal asam manis.
8. Kofo-kofo
Kofo-kofo adalah makanan khas Sumatera Utara yang berbahan dasar ikan. Ikan ini kemudian digoreng dan ditumbuk hingga hancur. Setelah itu, daging tersebut akan dicampur dengan telur, dibentuk pipih dan diasapi.
9. Bika Ambon
Bika Ambon adalah makanan khas Sumatera Utara yang paling dikenal masyarakat Indonesia. Kue ini mengembang karena diberi bahan nira. Rasanya manis dengan tekstur lembut dan kenyal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta
-
13 Ribu Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Bali
-
Pecah Kepadatan Jawa-Bali, ASDP Kerahkan Kapal Jumbo Jatra I dan Portlink 0
-
42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal