SuaraBali.id - Ajang turnamen bulu tangkis internasional "Indonesia Badminton Festival 2021" yang akan digelar di Nusa Dua, Badung, Bali dari 16 November hingga 5 Desember 2021 akan diberi pengawalan ketat oleh 840 personel Polda Bali.
Hal ini karena keberhasilan event ini nantinya akan menjadi wajah Indonesia khususnya Bali dalam menggelar event internasional kala pandemi Covid-19.
"Keberhasilan dari event ini akan menunjukkan Indonesia, khususnya Bali mampu mengelola event internasional dengan menerapkan prokes ketat, dan akan menjadi momentum dimulainya pemulihan pariwisata dan bangkitnya kembali perekonomian Bali," kata Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra dalam siaran persnya di Denpasar, Bali, Senin (8/11/2021).
Menurutnya, unsur pengemban pengamanan di wilayah Bali harus melaksanakan pengamanan dengan baik sehingga keberhasilan dari penyelenggaraan acara ini juga akan membangun citra dan kepercayaan masyarakat dunia terhadap Bali.
Adapun jumlah petugas pengamanan yang terlibat dalam acara ini sebanyak 840 personel. Dengan rincian, pada acara Daihatsu Indonesia Masters sebanyak 280 personel, Event Indonesia Open sebanyak 280 personel dan sebanyak 280 personel pada Event BWF Word Tour Final.
Sementara untuk waktu pelaksanaan dari ketiga ajang ini yaitu untuk Indonesia Masters pada 16-21 November, Indonesia Open 23-28 November, dan ditutup dengan BWF World Tour Finals 1-5 Desember.
"Keberhasilan penyelenggaraan event ini akan menjadi contoh di mana Bali akan menjadi tempat pelaksanaan pertemuan Internasional Presidensi G-20 Tahun 2022, yang akan diikuti oleh 39 negara," katanya.
Ia menegaskan jaminan keamanan diperlukan agar setiap tahapan pelaksanaan dapat berjalan lancar dan Polri sebagai leading sector beserta seluruh stakeholders dengan wajib mengawal dan mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.
"Saya juga berharap, agar selama pelaksanaan operasi nanti, semua pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai dengan SOP dan rencana operasi. Semuanya harus bersiaga dalam setiap pengamanan dan fokus," tegasnya.
Dikatakannya, ada beberapa hal yang menjadi fokus pengamanan yaitu pelaksanaan pergeseran peserta dan ofisial tim baik saat kedatangan, menuju ke lokasi event hingga kembali ke hotel sesuai dengan penanganan SOP protokol kesehatan COVID-19.
"Perlu diperhatikan juga penanganan para atlet dan ofisial bila sewaktu-waktu ditemukan bergejala dan hasil PCR positif," ucapnya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Bali Dijual untuk Dunia, tetapi Semakin Sulit Dijangkau Orang Lokal
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga
-
Likuiditas Makin Solid Berkat Dana SAL, BRI Siap Perluas Kredit UMKM
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara