SuaraBali.id - Setelah digempur pandemi covid-19 di Bali dan sempat merumahkan banyak karyawannya, Krisna Oleh Oleh Bali kembali mempekerjakan para karyawan dengan meluncurkan produk bisnis baru dengan diversifikasi usaha mulai pertanian hingga meluncurkan produk minyak terapi.
Salah satu produk baru Krisna Oleh oleh yang digagas oleh Ajik Krisna bernama Minyak Ajik. Minyak Ajik disebut memiliki beragam keunggulan, diantaranya cepat meresap di kulit dan tidak lengket‚ aromanya menenangkan‚ memberikan rasa hangat yang pas di kulit‚ tidak meninggalkan bau seharian ataupun noda di pakaian dan bahan – bahan alaminya berasal dari tanaman rempah asli Indonesia.
"Minyak Ajik sudah ada di semua lokasi Krisna Oleh Oleh Bali pada 31 Oktober 2021. Harganya Rp195.000 per botol. Khasiatnya memperlancar peredaran darah‚ meredakan gatal akibat gigitan serangga‚ mengatasi bekas luka dan jerawat serta penyakit kulit lain‚ mengatasi pegal, salah urat, nyeri pada tubuh‚ meredakan flu serta masih banyak lagi," kata Gusti Ngurah Anom, yang akrab dipanggil Ajik Krisna, pemilik Krisna Holding Company saat peluncuran di Gianyar, Bali, Minggu malam.
Ide awalnya Ajik memproduksi minyak terapi ini ialah, tanpa disengaja bertemu dengan seorang pengusaha lokal asal Singaraja yang meminta bantuan pekerjaan untuk menyambung hidup. Pengusaha itu sejak lama bergelut di bidang produksi minyak terapi.
Dari situ muncul ide untuk membuka kembali outletnya sekaligus ingin membantu pengusaha lokal bangkit kembali.
Ketika mengetahui latar pengusaha lokal tersebut di dunia minyak tradisional, Ajik Krisna pun mulai tertarik untuk menggunakan dan mengembangkannya. Apalagi, Ajik teringat dengan kebiasaan sederhana masa kecilnya yang selalu memilih minyak tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
Menurut GM Krisna Holding Ida Ayu Komang Firna Erawati awalnya dari pandemi yang meluluhlantahkan sektor pariwasata di Bali‚ Ajik Krisna sempat merumahkan banyak karyawannya hingga berencana menutup secara permanen tokonya di kawasan Bali Utara (Singaraja). Namun, tidak beberapa lama‚ Ajik Krisna mulai bangkit dengan memberanikan diri untuk terjun ke sektor pertanian sebagai upaya diversifikasi usaha.
"Melalui sektor ini‚ Ajik Krisna melahirkan produk – produk baru, seperti Kacang Ajik, Pie Susu Ajik, dan beberapa produk kue lainnya yang sudah diluncurkan beberapa bulan lalu saat situasi pandemi. Tidak berhenti sampai di sana‚ Ajik Krisna masih memiliki banyak PR untuk dapat memberdayakan kembali sumber dayanya agar dapat beroperasi dan bekerja lagi," kata Ayu Komang.
Dengan masuk ke sektor pertanian, Ajik Krisna mulai bangkit dengan membuat produk hasil pertanian dan minyak terapi untuk mengisi produk jualan di outlet Krisna Oleh Oleh Bali.
Untuk menggaungkan produk barunya, Ajik Krisna menggandeng Puja Astawa,Jun Bintang dan Dewi Pradewi sebagai mitra utama.
Saat peluncuran, Ajik Krisna juga turut memberikan bantuan sembako dan baju kaos untuk 200 orang paguyuban seniman Bali dan 150 perwakilan pelaku pariwisata di Bali yang terdampak pandemi.
Tag
Berita Terkait
-
Promo Staycation Mewah di Jakarta & Bali dari BRI, Klik di Sini!
-
Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia
-
Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?
-
Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali
-
Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib
Terpopuler
- Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak
Pilihan
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
Terkini
-
Bayi Dijual Rp35 Juta di Tiktok Terbongkar
-
BRI Prioritas Tambahkan 27.000 GarudaMiles, Perjalanan Nasabah Makin Berkesan
-
Kekerasan Seksual Santriwati di Lombok Tengah, DPR Wanti-wanti Polisi: Jangan Lindungi Pelaku
-
BRI Private Dukung Gaya Hidup Sehat Nasabah Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI InFrame 2026 Resmi Dimulai, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan Indonesia