SuaraBali.id - Beberapa potongan video yang menampilkan dua pria di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang membawa lumba-lumba menggunakan sepeda motor viral di media sosial sejak Jumat (19/9/2021).
Melansir laman Beritabali.com, informasinya, peristiwa tersebut terjadi di Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima. Di mana mamalia tersebut terdampar di pinggir laut sekitar jalan kembar Desa Panda. Diduga mamalia ini sudah lama terdampar dan masih dalam keadaan hidup saat akan dibawa menggunakan sepeda motor.
Video dua pria yang membawa lumba-lumba menggunakan sepeda motor diupload akun facebook Famia Grosir Bima II dan 512 kali dibagikan dan ditanggapi 20 kali serta mendapat reaksi emoji sedih dan kaget dari 117 warganet. Video juga dibagikan puluhan akun lain termasuk akun instagram christian_ joshuapale pada Jumat (10/9).
“Seekor lumba-lumba terdampar di salah satu pantai di Bima, NTB menjadi korban keserakahan manusia. Menurut informasi lumba-lumba ini diduga sudah lama terdampar dan masih dalam keadaan hidup,” tulisnya dalam keterangan yang dibubuhkan pada postingan tersebut.
Christian menyayangkan warga setempat tak berinisiatif menolong hewan dengan nama latin Delphinidae. Dia menduga, kedua pria yang membawanya menggunakan sepeda motor itu akan menjualnya ke pasar untuk dipotong dan dijual.
“Mirisnya warga tidak ada inisiatif menolong. Bahkan mereka membawanya pakai motor ke pasar buat dipotong untuk dijual,” tulisnya lebih lanjut.
Christian_ joshuapale juga menuliskan peraturan pemerintah Nomor 77 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa. Mamalia laut lumba lumba dilindungi Undang-undang.
“Teman-teman warga Bima – NTB tolong bantu cari dua orang dalam foto ini yang membawa mamalia laut lumba-lumba dengan motornya,” pintanya.
Lumba-lumba yang terdampar di pantai bukannya dikembalikan ke laut, ini malah diambil dari pantai dan dibawa pake motor dugaan dibawa ke pasar untuk dipotong dan dijual.
Baca Juga: Warga Bawa Ikan ke Rumah untuk Dimakan, Ternyata Baru Tahu Ikan Paus
“Pemda Bima, Polsek Bima NTB tolong segera bertindak dan tangkap dua pemuda dalam video ini yang membawa lumba-lumba ke darat,” katanya.
Banyak warganet yang kesal terhadap kedua pria dan warga sekitar. Mereka berharap keduanya ditangkap.
“Sangat boleh dan harusnya masuk penjara apapun alasannya. Mereka mencuri lumba lumba yang dilindungi bukan haknya,” kata Firmansyah dikutip dari Suarapakar.com.
Aksi dua pria ini mendapat sorotan berbagai warganet dan sejumlah pihak, termasuk Animal Hope Shelter, yang juga mengupload video dua pria di Bima yang mengangkut lumba-lumba yang diduga dalam keadaan kritis setelah terdampar.
Pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima, dikutip Berita11.com mengaku baru mengetahui informasi tersebut, sehingga belum mengetahui persis lokasi mamalia tersebut diangkut. Namun demikian, pihaknya berkoordinasi dengan sejumlah pihak berkaitan.
Sementara itu pihak BKIPM Bima juga menolak menanggapi kasus lumba-lumba yang terdampar dan diangkut menggunakan sepeda motor oleh dua pria sebagaimana video dan foto yang viral melalui media sosial.
Berita Terkait
-
Warga Bawa Ikan ke Rumah untuk Dimakan, Ternyata Baru Tahu Ikan Paus
-
Rencana Pembangunan Trem Kota Bogor Senilai Rp 1,6 Triliun Dapat Sinyalemen Positif
-
Erick Thohir Serahkan Bantuan Alat Kesehatan ke Pemkot Bogor
-
Miris! Viral Video Pemuda Bawa Lumba-lumba Boncengan Naik Motor, Tuai Hujatan Massal
-
Viral! Lumba-lumba Terdampar, Bukan Diselamatkan Malah Dibawa ke Pasar
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1
-
Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali