SuaraBali.id - Founder Mobil Anak Bangsa (MAB), Jenderal TNI (Purn) Bapak Dr. H. Moeldoko, S.I.P menyerahkan satu unit bus listrik merek MAB tipe MD 12E NF kepada Presiden Direktur PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Bapak Sihol Parulian Aritonang, pada Selasa (31/08/2021).
Berlangsung di kantor MAB, Gedung Sahid Sudirman Center Lt. 19, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 86 Jakarta, serah terima ini adalah bagian dari penjualan komersial dua unit produk yang dilakukan MAB berdasarkan Perjanjian Jual Beli Bus Listrik Nomor:189/RAPP/TRANSPORT/CPU/IV/2021 yang ditandatangani 1 Mei 2021.
Dalam kesempatan itu, Moeldoko menyatakan bahwa kendaraan listrik adalah masa depan yang tidak bisa terelakkan. Untuk itu, transisi menuju era elektrifikasi harus didukung mulai sekarang.
"Tidak bisa dihindari, ke depan lingkungan kita perlu perubahan. Bahkan polusi Jakarta dan kota penyanggah saat ini, setelah pengendoran PPKM sudah mulai runyam lagi," tukasnya.
Transformasi dalam hal transportasi menjadi sebuah solusi strategis, dan jawabannya adalah mobil listrik.
Sementara Sihol Parulian Aritonang, dalam bincang-bincangnya dengan Suara.com menyatakan memiliki rencana untuk turut memperkenalkan bus listrik MAB ke anak sekolah sebagai motivasi.
"Di tempat usaha kami, di Pangkalan Kerinci terdapat tiga sekolah. Bila para murid bisa menggunakan bisa menggunakan bus listrik ini tentu sebuah terobosan," jelas Sihol Parulian Aritonang kepada Suara.com.
Ia berharap bus listrik MAB nantinya bisa menginspirasi anak sekolah untuk berkarya dan menghasilkan ide-ide baru.
Baca Juga: All-New MX-30 EV 2022, Mobil Listrik Perdana Mazda Tampil Tahun Ini
"Jadi ini (bus listrik) bisa jadi pemahaman juga kepada mereka bahwa kita bisa untuk membuat kendaraan listrik," jelasnya.
Telah lulus uji Factory Acceptance Test, untuk memastikan produksi bus listrik MAB tipe MD 12E NF sesuai secara kualitas, kecepatan puncak kendaraan ini mencapai 100 km per jam.
"Bus Listrik MAB tipe MD 12E NF ini adalah hasil kerja keras MAB dalam riset dan pengembangan selama bertahun-tahun untuk menyempurnakan fisik maupun performa sehingga mampu menghasilkan produksi bus listrik karya anak bangsa yang berkualitas tinggi," jelas Kelik Irwantono, Presiden Direktur MAB.
Disebutkannya pula, pembelian dua unit bus yang terdiri dari satu unit bus listrik besar (12 m) dan satu unit bus medium (8 m) untuk PT RAPP membuktikan kepercayaan yang tinggi dari konsumen akan produk-produk PT MAB.
Adapun spesifikasi bus listrik MAB tipe MD 12E NF adalah:
- Kapasitas penumpang : 53 orang
- Dimensi : PxLxT 12.000mm x 2.500mm x 3.750 mm
- Baterai : Tipe LifePO Water Cooled
- Kapasitas baterai : 315,85 KWh, 519 Ah
- Tipe motor : Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM)
- Daya : 130 KW (Rated), 240 KW (Peak)
- Torsi : 680 Nm (Rated), 2.500 Nm (Peak)
- Transmisi : 4 AMT (Automated Manual Transmission)
- Kecepatan Maksimal : 100 km per jam
- Kemampuan Menanjak Maks : 20 persen
- Charging : GB/T system
- Suspensi : Suspensi udara
Tag
Berita Terkait
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Gebrak Jalur AKAP: Rahasia Viral Bus Listrik PO Sumber Alam di Tahun 2026
-
5 Inspirasi Gaya Rambut ala IU yang Bikin Tampilan Makin Fresh dan Girly
-
5 Sepeda Listrik Lipat Murah untuk Anak Sekolah, Lebih Praktis dan Stylish
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi
-
Kapan Pasien Diabetes Wajib Pakai Insulin? Ini Penjelasan Medisnya
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
-
Calon Haji Asal Mataram Ditolak Masuk Arab Saudi, Ternyata Ini Penyebabnya!