SuaraBali.id - Dua pelaku keprok kaca mobil, Yudi Cristian (44) dan Mohamad Iqbal Siddik (26), terpaksa merasakan timah panas dari Tim Resmob Polresta Denpasar.
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan membeberkan kronologinya.
Penangkapan kedua pelaku keprok kaca berawal dari masuknya laporan korbannya Risti Primasti (30) tinggal di Jalan Bumbak Gang Pulau Burung no 5a Kerobokan Kuta Utara - Badung.
Ibu rumah tangga asal Bintaro Jakarta ini melaporkan hilangnya sebuah tas berisi barang barang raket tenis, sepatu sport, dua buah handphone di dalam mobil Fortuner yang diparkir di Pantai Honeymoon, Jimbaran Kuta Selatan.
Korban mengatakan, pas kejadian dirinya bersama anaknya sedang berlatih surfing di TKP bersama pelatihnya, sekitar pukul 06.30 WITA.
Namun, saat pulang dan kembali ke mobil, sekitar pukul 09.00 WITA, korban kaget mendapati kaca belakang mobil bagian kiri pecah berantakan.
"Kaca mobil dipecahkan dengan menggunakan batu besar dan kedua pelaku ini mengambil barang barang di mobil," ujarnya dilansir dari Berita Bali, Jumat (13/8/2021).
Setelah dilakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP, Tim Resmob Polresta Denpasar dipimpin Kanit Jantanras Iptu Nengah Seven Sampeyana dan Kasubnit 1 Ipda Kadek Astawa Bagia, berhasil menangkap pelaku di dua lokasi, pada 2 Agustus 2021.
Kali pertama ditangkap adalah Yudi Cristian (44) asal Kupang NTT di kamar kosnya di Jalan Suradipa I Gang Jepun Cendana Peguyangan Denpasar Timur.
Disusul kemudian Mohamad Iqbal Siddik (26) asal Alor NTT yang bekerja sebagai ojek online.
Baca Juga: Gelungan Joged Punya Taksu Luar Biasa, Bikin Penari Tampil Wow Banget
"Kedua pelaku ditangkap, namun melakukan perlawanan sehingga diberikan tindakan tegas melumpuhkan kakinya," ujar Kombes Jansen.
Hasil interogasi, keduanya mengakui memecahkan kaca mobil fortuner milik korban dengan menggunakan batu besar. Aksi keprok kaca ini pernah dilakukan 2 kali di kawasan Kuta Selatan.
"Selain keprok kaca, keduanya juga beraksi mencongkel sadel motor sebanyak 30 kali di wilayah Kuta Selatan, 2 kali di Kuta 2 kali di wilayah Canggu Badung. Keteranganya masih didalami," bebernya.
Berita Terkait
-
Berikan Apresiasi, Polres Badung Bagi Sembako untuk Pemotor Dilengkapi Surat Vaksinasi
-
Disebut Usir Warga, Begini Kata Perbekel Gulingan
-
Diusir dari Desa, Kapolres Badung Angkat Bicara
-
Beli dari Pedagang Kecil, Koalisi Sosial dan Pandan Madui Movement Bagikan Nasi Bungkus
-
Sadis! Begini Kronologi Korban Tewas Pembacokan Kena Tebas Berkali-kali
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun