SuaraBali.id - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat pada Minggu (1/8/2021), Kota Denpasar menyumbang tambahan kasus positif Covid-19 yang tertinggi dibandingkan delapan kabupaten lainnya di Pulau Dewata.
"Dari 1.146 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi hari ini, penambahan kasus di Kota Denpasar sebanyak 383 orang," kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra di Denpasar.
Sedangkan tambahan kasus harian di delapan kabupaten lainnya, yakni di Kabupaten Badung 199 orang, Kabupaten Buleleng 150 orang, Tabanan 113 orang, Gianyar 88 orang, Jembrana 85, Bangli 51 orang, Karangasem 38 orang, Kabupaten Klungkung 37 orang, dan 2 orang dengan domisili dari luar Bali.
Dengan tambahan kasus baru sebanyak 1.146 orang itu, secara kumulatif jumlah kasus positif COVID-19 di Provinsi Bali hingga Minggu ini menjadi 77.465 orang.
"Hari ini juga dilaporkan ada tambahan sebanyak 839 orang yang sembuh, sehingga secara kumulatif jumlah pasien yang sudah sembuh karena Covid-19 di Provinsi Bali menjadi 62.597 orang (80,81 persen)," ujarnya.
Sementara itu, jumlah pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 pada hari ini dilaporkan 33 orang. Dengan demikian, secara kumulatif sudah 2.184 orang (2,82 persen) yang meninggal dunia karena Covid-19.
Jumlah kasus aktif hingga Minggu ini menjadi 12.684 orang atau 16,37 persen dari total kasus positif yang terkonfirmasi.
Dewa Indra merinci dari 12.684 kasus aktif tersebut, yang dirawat di rumah sakit rujukan sebanyak 2.079 orang (16,4 persen), dirawat di tempat isolasi terpusat 2.254 orang (17,8 persen) dan isolasi mandiri 8.351 orang (65,8 persen).
Pemerintah Provinsi Bali bersama dengan pemerintah kabupaten/kota juga telah menyiapkan 28 tempat isolasi terpusat dengan kapasitas 3.352 tempat tidur.
Baca Juga: Mulai Besok, 10.991 Nakes Denpasar Disuntik Vaksin ke Tiga
Di tempat isolasi terpusat, hingga saat ini sudah terisi 2.254 tempat tidur (67,2 persen) dan tersisa 1.098 tempat tidur (32,8 persen).
Ia meminta masyarakat Bali untuk selalu disiplin melaksanakan 6M, yakni memakai masker standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan menaati aturan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berkerumun dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Dewa Indra. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida
-
BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong
-
Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar
-
Bahasa Sasak Terancam Hilang? 2,2 Juta Penutur Hadapi Tantangan Baru di Era Modern