SuaraBali.id - Bella Saphira minta milenial jangan nikah beda agama. Sebab nikah beda agama membawa dampak tak mudah untuk kehidupan selanjutnya.
Wanita asal Magelang itu juga memberikan saran kepada anak muda yang pacaran beda agama.
Kata Bella Saphira, kalau ke depannya hubungan itu terlihat akan sulit, lebih baik tidak perlu dipertahankan.
“Kalau bisa sih jangan cari gara-gara, kalau memang adik ini berhubungan terus berbeda keyakinan dan sudah terbaca bahwa akan sulit, enggak usah deh mendingan kita jangan melawan orang tua, jangan kita berbantah dengan orang tua. Karena saya merasa yakin bahwa ucapan orang tua itu hampir 99 persen diridhai oleh Allah, dibenarkan oleh Tuhan. Kita jangan menjadi bodoh untuk mempertahankan sesuatu nanti akan sia-sia, kalau lagi berantem pasti akan terbawa-bawa,” ujarnya.
Hal itu diceritakan dalam YouTube Venna Melinda. Bella Saphira pindah agama dari Kristen ke Islam karena takut rumah tangganya bermasalah.
Sebab Bella Saphira berkeyakinan masalah akan datang jika dirinya menikah beda agama.
Terutama soal nasib anak-anaknya kelak dalam memilih keyakinan.
Bella Saphira cerita dirinya sempat ditentang orang tua karena ia menjadi seorang mualaf. Namun, orangtua Bella perlahan menerima keputusan putrinya.
“Dimusuhi kan situasi ya, tapi kan batin, hati, cinta, kepala, isi kepala orang tua itu kan tidak membenci kita. Cuman pada saat tersebut, saya sudah punya keyakinan 50 persen itu, bahwa dalam rumah tangga saya aja mereka satu, tidak ada perbedaan,” tuturnya.
Baca Juga: Wirda Anak Ustadz Mansur Bicara Nikah Beda Agama: Jangan Korbankan Iman untuk Perasaan
Bella menyebut kalau rumah tangganya akan berpotensi masalah jika dirinya tidak pindah agama. Ia juga memikirkan nasib anak-anaknya.
“Anak-anak juga menjadi mendua, bingung. Sekarang ini saya baru memahami setelah anak-anak sudah besar, kalau kita tidak punya tidak punya pondasi yang kuat sebagai orang tua enggak satu, mereka belum punya permasalahan seperti kita, mereka enggak akan menjadi kuat,” kata Bella Saphira.
Dalam kesempatan itu, Bella Saphira mengaku tak masalah jika dirinya menikah beda agama dengan mantan Jenderal tersebut.
Bella Saphira mengungkapkan alasan mengapa dirinya mualaf sebelum menikah dengan suaminya. Sejak kecil, Bella dididik dari seorang perwira yang mengharuskan rumah tangga memiliki satu kesatuan.
“Kenapa saya berpindah keyakinan, saya lahir, tumbuh besar dididik oleh seorang perwira, kakek saya juga perwira juga. Jadi dalam rumah tangga itu satu kesatuan itu adalah harus, nahkodanya si ayah, si ibu ini navigator. Kalau rumah, ayah itu atap, ibu itu tiangnya, jadi ibu itu empat kaki harus kuat, ayah itu menaungi kita, dan itu harus sama, seiya sekata,” kata Bella Saphira.
Bagi Bella sebenarnya tidak masalah jika ia menikah beda agama, hanya saja akan sulit ke depannya membangun rumah tangga. Bella menjelaskan bahwa masalah keyakinan dirinya adalah hubungannya dengan Sang Khalik.
Berita Terkait
-
Mayoritas Gen Z dan Milenial Puas Kinerja Prabowo, Bagaimana dengan Lulusan Perguruan Tinggi?
-
OJK: Gen Z dan Milenial Problematik Kelola Uang, Paling Banyak Akses Pinjol
-
Gen Z dan Milenial Makin Rajin Jaga Kesehatan, Tidur hingga Kesehatan Mental Jadi Prioritas
-
Jurang Humor Milenial vs Gen Z: Saat Plesetan Cerdas Kalah dari Meme Pisang Tanpa Konteks
-
Gen Z dan Milenial Punya Peran Kuat , Ini Pesan dari Keponakan Prabowo
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang