SuaraBali.id - Anak Ustadz kondang Yusuf Mansur, Wirda Mansur bicara nikah beda agama atau juga pacaran beda agama. Wirda Mansur tolak nikah beda agama dan pacaran beda agama.
Alasannya, tidak sesuai dengan syariat Islam. Yah, maklum saja Wirda Mansur anak ustadz dan taat bragama.
Wirda Mansur kembali menanggapi pertanyaan dari netizen lewat konten QnA yang ia lakukan di Instagram Stories-nya belum lama ini.
Salah satu netizen menanyakan apakah Wirda Mansur menyukai pasangan beda agama?
“Suka beda agama?” tanya salah satu netizen.
Menanggapi pertanyaan itu, Wirda Mansur menjawab dengan bijak. Kata Wirda Mansur, dirinya belum pernah memiliki perasaan terhadap seseorang yang beda agama. Sehingga, ia tidak bisa memberi tahu bagaimana kesulitannya.
“Jujur gue enggak tahu rasanya kayak apa, jadi enggak bisa ‘fit in the shoes’ dan ngerasain kesulitannya seperti apa?” ungkap Wirda Mansur.
Hanya saja menurut Wirda Mansur, memiliki perasaan dengan seseorang yang tidak mungkin menjadi pasangannya adalah hal yang menyakitkan.
“Yang menyakitkan itu punya masa depan sama orang yang ‘gak mungkin’ gak sih? Gak mungkin di mata keluarga, apalagi di mata Tuhan,” tuturnya.
Baca Juga: Pilih Masuk Islam, Bella Saphira Bongkar Susahnya Nikah Beda Agama
Oleh karena itu, cewek 19 tahun tersebut sebisa mungkin menghindari perasaan terhadap cowok beda agama.
“Cuma kalau terjadi di gue sih, sebisa mungkin dari awal gue akan hindari. Setidaknya selalu ada border dan barrier lah. Daripada tar sakit sendiri endingnya?” ucapnya.
Tapi jika sudah terlanjur menyukai seseorang yang beda agama, Wirda memperbanyak doa kepada Allah agar imannya diperkuat.
Menurutnya, seseorang tidak perlu mengorbankan iman hanya karena memiliki perasaan terhadap pasangan beda agama.
“Walaupun yang namanya perasaan mah enggak bisa diprediksi, tapi kalau bisa ya jangan. Kalau udah terlanjut ya banyakin berdoa deh, minta supaya iman kita dikuatkan dan diberikan iman terbaik menurut Allah. Semangat. Jangan sampai mengorbankan iman karena perasaan,” pungkas Wirda Mansur.
Berita Terkait
-
A Note to Remember: Seni Mengejar Mimpi Meski Takut dan Ragu!
-
Setiap Proses Harus Kita Nikmati: Membaca Remember Me & I Will Remember You
-
3 Fondasi jadi Manusia yang Tenang di Buku Be Calm, Be Strong, Be Grateful
-
Menembus Batas Diri Sendiri: Membaca Unlimited You Karya Wirda Mansur
-
Gugatan Nikah Beda Agama Ditolak MK, Pencatatan Perkawinan Tetap Ikuti Hukum Nasional
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN