SuaraBali.id - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi tiga kali pada Kamis (13/5/2021) dengan maksimal jarak luncur abu vulkanik setinggi 1.000 meter ke arah timur.
Petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Muhammad Asrori menyebut, erupsi Sinabung pertama kali terjadi pada pukul 05.45WIB dengan kolom abu teramati setinggi 1.000 meter berwarna kelabu dengan intensitas tebal.
"Erupsi ini beramplitudo 10 mm dengan durasi 3 menit 29 detik," katanya.
Erupsi selanjutnya, sebut dia, terpantau pukul 05.49 WIB dengan kolom abu berwarna kelabu terpantau setinggi 700 meter dengan amplitudo 40 mm berdurasi 2 menit 47 detik.
Warga diminta waspada lantaran aktivitas Sinabung masih sangat tinggi dan dapat terjadi erupsi dan awan panas susulan kapan saja.
"Selalu gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Ini untuk menghindari dampak buruk yang ditimbulkan abu vulkanis seperti ISPA dan iritasi pada mata," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Gunung Sinabung Tiga Kali Semburkan Abu Vulkanik Hari Ini
-
Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 2,5 Km
-
Erupsi Gunung Sinabung, Luncuran Awan Panas Jarak 1 Km Arah Timur
-
Sabtu Sore, Gunung Sinabung Lepaskan Abu Vulkanik hingga Ketinggian 2,8 KM
-
Gunung Sinabung Kembali Semburkan Letusan Hingga 1.000 Meter ke Udara
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel