SuaraBali.id - "Sepi begini, Gus. Ya, sambil mejejaitan porosan lah. Biar ada kegiatan, supaya tidak stres," kata Ni Nyoman Karta pelaku jasa pijat di Pantai Kuta. Itu perkataannya saat jumpa dengan BeritaBali.com, jaringan dari SuaraBali.id.
Yup, sepinya kunjungan wisatawan membuat para jasa pijat di Pantai Kuta mengisi waktu luang dengan menggarap mejejaitan porosan atau membuat berbagai sarana persembahyangan yang terbuat dari daun kelapa atau janur, untuk ditata bersama pendukungnya seperti bunga dan buah.
Kegiatan mejejaitan porosan ini dilakukan sembari berharap ada yang menyewa jasa pijat serta mengusir kejenuhan menunggu wisatawan. Rata-rata kegiatan ini digunakan sebagai persiapan rahinan.
"Kami mejejahitan ini tidak untuk dijual tapi untuk dipakai sendiri," jelas Ni Nyoman Karta.
Baca Juga: Selain Kangen Suami dan Anak, Atalia Praratya Ternyata Ingin Gaskeun Segera
Menurutnya, porosan yang dijahit ini digunakan untuk persiapan seandainya ada upacara keagamaan atau rahinan datang dapat digunakan metanding, tidak perlu membeli lagi.
Selanjutnya penjaja jasa pijat lainnya Ibu Wayan juga menyampaikan hal senada. Ia melakukan mejejaitan untuk mengisi waktu di tengah sepi wisatawan.
"Kondisi sepi wisatawan begini, tentu membuat pendapatan ikut menurun drastis, maka dari itu untuk sedikit menekan pengeluaran kami lakukan mejejahitan untuk kebutuhan persiapan rainan jika ada nantinya," ungkas Ibu Wayan.
Berita Terkait
-
Pijat Oksitosin Jadi Solusi Mengurangi Rasa Sakit Saat Melahirkan, Ini Penjelasannya
-
Luhut Mau Bereskan Wisata Bali: Kelab Telanjang Mau Dikurangi
-
Bagaikan Aang, Bapak-bapak Ini Malah Menyambut Ombak Pasang di Pantai Kuta
-
Dukung Pariwisata, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Dirikan Posko Lebaran 2024
-
Pantai Tanah Barak, Menikmati Keindahan Pantai di Balik Tebing Kapur
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata